Plt Rektor UHO: BEM Harus Menjadi Motor Penggerak Keterampilan Mahasiswa

KENDARINEWS.COM- Plt Rektor Universitas Halu Oleo (UHO), Dr. Herman, S.H., LL.M., resmi melantik Ketua dan Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) serta Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) UHO periode 2026 di Gedung Rektorat UHO pada Rabu (21/1/2026).

Dalam acara pelantikan tersebut, Plt Rektor menyampaikan selamat kepada para pengurus yang terpilih dan menilai proses pemilihan tahun ini berjalan lancar serta tertib. Ia menyebut hal ini sebagai indikator kemajuan, salah satunya terlihat dari tidak adanya komplain yang masuk ke Mahkamah Sengketa Organisasi Kemahasiswaan (MSOK).

“Pemilihan BEM dan MPM baik di tingkat universitas maupun fakultas tahun ini berjalan dengan lancar dan tertib. Ini menunjukkan adanya kemajuan dari tahun ke tahun,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa kedewasaan mahasiswa dalam berdemokrasi juga terus berkembang, di mana mereka telah memaknai kontestasi sebagai proses yang harus dilalui secara sehat tanpa intrik yang tidak perlu.

Sebagai pemimpin terpilih dari kurang lebih 40.000 mahasiswa UHO, Plt Rektor mengingatkan agar amanah yang diberikan tidak disia-siakan. Ia menegaskan bahwa BEM UHO harus menggerakkan dan memotivasi mahasiswa dalam pengembangan keterampilan serta peningkatan kapasitas diri, baik dalam prestasi akademik maupun non-akademik.

“Sangat penting bagi para pengurus untuk mengingat bahwa status utama mereka tetap sebagai mahasiswa. Amanah itu bersifat sementara, yang lebih penting adalah menyelesaikan studi tepat waktu,” jelasnya, menambahkan bahwa stigma aktivis identik dengan kuliah lama harus dibalik.

Sementara itu, Ketua BEM UHO periode 2026, Fitriyah Nurainun Natiq Mapatarani, menyatakan bahwa pelantikan ini menjadi awal tanggung jawab besar. Ia mengungkapkan dua program strategis yang akan diutamakan, yaitu Entrepreneur Mahasiswa dan Perempuan Berani Bersuara.

“Kedua program ini dipandang sebagai program berkelanjutan yang relevan untuk dijalankan tidak hanya pada periode 2026 tetapi juga dapat diteruskan ke masa depan,” ujarnya.

Program Entrepreneur Mahasiswa bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan pola pikir mandiri, kreatif, dan berdaya saing dalam dunia kewirausahaan, mengingat tantangan masa depan tidak hanya sebatas mencari pekerjaan tetapi juga menciptakannya. Sementara program Perempuan Berani Bersuara dirancang sebagai ruang pembelajaran, penguatan, dan pendampingan bagi mahasiswa perempuan untuk membangun keberanian, kesadaran, serta kapasitas dalam menyampaikan gagasan dan aspirasi di ruang publik.

“Kami akan menghadirkan program yang tidak hanya simbolik tetapi juga substantif dan berdampak langsung. Perempuan harus memiliki ruang aman, diskusi, dan aktualisasi untuk tumbuh sebagai pemimpin masa depan,” tutupnya.(win)

Tinggalkan Balasan