Kendarinews.com — Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan sektor pendidikan dengan menyalurkan bantuan seragam sekolah gratis kepada 718 siswa jenjang TK, SD, dan SMP.
Program tersebut merupakan bagian dari realisasi pilar Gerakan Membangun (Gerbang) Wawonii Emas yang menjadi salah satu faktor pendukung terwujudnya visi Wawonii Emas Berkelanjutan 2030.
Program ini secara khusus diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
Bupati Konawe Kepulauan, Rifqi Saifullah Razak, mengatakan sebanyak 718 siswa menjadi penerima bantuan tersebut. Rinciannya terdiri dari 123 siswa TK, 336 siswa SD, dan 259 siswa SMP.
Menurutnya, program tersebut merupakan upaya pemerintah daerah untuk memastikan anak-anak di Konawe Kepulauan mendapatkan kesempatan pendidikan yang layak tanpa terbebani persoalan ekonomi.
“Pendidikan adalah pondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter. Karena itu, saya berkomitmen memastikan setiap anak di Konawe Kepulauan mendapatkan hak pendidikan yang layak tanpa terkendala kondisi ekonomi,” ujar Rifqi Saifullah Razak.
Ringankan Beban Orang Tua
Bupati mengatakan pemberian seragam sekolah gratis tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kualitas pendidikan.
Program tersebut juga diharapkan dapat membantu meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan sekolah anak.
“Tidak boleh ada lagi anak yang terhambat pendidikannya hanya karena keterbatasan ekonomi. Melalui program ini, kami memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk bersekolah, belajar, dan berprestasi,” tegasnya.
Mantan Anggota DPRD Sulawesi Tenggara itu berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para siswa.
Ia juga meminta para penerima bantuan menjadikan program tersebut sebagai motivasi untuk lebih giat belajar, berprestasi, dan mengejar cita-cita.
“Semoga langkah ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan memajukan Kabupaten Konawe Kepulauan yang kita cintai,” tambahnya.
Guru dan Orang Tua Diminta Berkolaborasi
Selain memberikan bantuan seragam, Rifqi juga mengingatkan pentingnya kolaborasi antara guru dan orang tua dalam membentuk karakter anak.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya bertujuan menciptakan siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga membentuk generasi yang memiliki karakter dan akhlak yang baik.
Ia juga mengingatkan pentingnya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.
“Pencegahan narkoba harus menjadi tanggung jawab bersama agar tidak merusak masa depan generasi muda dan masa depan Konawe Kepulauan ke depan,” pesannya.
Tidak Semua Siswa Jadi Penerima
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konkep, Armin, menjelaskan seluruh sekolah negeri mulai jenjang TK hingga SMP di Konawe Kepulauan mendapatkan alokasi bantuan seragam sekolah gratis.
Namun, ia menegaskan bahwa tidak seluruh siswa otomatis menjadi penerima bantuan.
Ada sejumlah kriteria prioritas yang ditetapkan pemerintah daerah dalam menentukan penerima.
“Target utama penerima bantuan adalah siswa dari keluarga kurang mampu. Selain itu, siswa berprestasi juga tetap diberikan bantuan meskipun berasal dari keluarga mampu, sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih,” jelas Armin. (ryl)










































