KENDARINEWS. COM–Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Kepulauan (Konkep) dalam mendukung dunia pendidikan terus dipacu. Setelah sempat terbengkalai sejak dibangun pada tahun 2018 lalu, Asrama Mahasiswa Wawonii dipastikan bakal segera diaktifkan. Bupati Konkep, Rifqi Saifullah Razak, bahkan memasang target ambisius agar fasilitas pemukiman bagi mahasiswa tersebut sudah bisa ditempati pada tahun ini juga.
Sebelumnya, bangunan asrama ini belum pernah difungsikan akibat kendala akses jalan masuk serta sejumlah kendala teknis lainnya. Menjawab persoalan tersebut, bupati muda ini menegaskan pihaknya kini tengah bergerak cepat melakukan pembenahan total di lapangan.
”Saya targetkan tahun ini harus sudah diisi. Kemarin saya sudah panggil OPD terkait yang membidangi masalah asrama ini. Saya perintahkan langsung untuk mengecek dan menginventarisasi apa saja kekurangannya agar segera dibenahi,” tegas Bupati Konkep Rifqi Saifullah Razak.
Lama tidak berpenghuni membuat sejumlah fasilitas di dalam gedung mengalami kerusakan dan kehilangan. Orang Nomor Satu di Pulau Kelapa ini mengungkapkan, fokus utama pembenahan saat ini meliputi peremajaan instalasi listrik dan kabel yang banyak hilang, pembilasan mesin sumur bor air yang baru, serta pengadaan kasur dan ranjang secara bertahap.
”Kita benahi dulu akses masuknya. Setelah itu kita bersihkan sama-sama, lalu menggelar syukuran dan doa bersama. Baru setelah itu adik-adik mahasiswa silakan tinggal di sana sambil kita menunggu pembukaan pendaftaran secara resmi,” jelasnya.
Alumni Fakultas Teknik UHO ini menjelaskan bahwa asrama yang memiliki kapasitas kurang lebih 28 kamar ini tidak akan dipungut biaya sepeser pun. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk kepedulian nyata pemerintah daerah untuk meringankan beban finansial keluarga mahasiswa di perantauan.
”Ini full gratis, tidak ada bayar bulanan seperti kos-kosan. Mengenai siapa saja yang berhak menempati, akan dibagi dalam dua kategori besar, mahasiswa kurang mampu guna memastikan bantuan tepat sasaran bagi yang kesulitan finansial dan mahasiswa berprestasi sebagai stimulus dan apresiasi atas capaian akademik mereka.Semua regulasi penempatan dan kriteria ini nantinya akan dituangkan dan diatur secara mengikat melalui Peraturan Bupati (Perbup),” jelasnya.
Mantan Anggota DPRD Sultra ini menjabarkan, sementara untuk manajemen asrama, pemerintah sedang mengkaji opsi pemisahan demi menjaga ketertiban, dengan skema terkuat berupa penempatan mahasiswa laki-laki di lantai satu dan mahasiswa perempuan di lantai dua.
Di akhir penyampaiannya, Bupati Muda ini menitipkan pesan mendalam sekaligus membakar semangat para mahasiswa asal Pulau Wawonii. Ia berharap kehadiran asrama ini, yang dikombinasikan dengan program beasiswa daerah, dapat menjadi jembatan kesuksesan bagi generasi muda Konkep.
”Pemerintah daerah tetap berkomitmen penuh memfasilitasi beasiswa, dan sekarang kita siapkan lagi fasilitas asramanya. Saya minta adik-adik mahasiswa juga harus menunjukkan semangat yang sama dalam menuntut ilmu. Minimal, kalian bisa menyelesaikan studi tepat waktu, pulang membawa kebanggaan untuk orang tua, dan siap membangun daerah Konawe Kepulauan,” pungkasnya. (jib)









































