KENDARINEWS.COM-– Pesantren Ummusshabri Kendari menghadirkan kejutan besar dengan menggelar Ummusshabri Internasional Expo sekaligus Silaturahmi Nasional (Silatnas) Gerakan Usaha Pembaharuan Pendidikan Islam (GUPPI). Acara yang digelar di kompleks pesantren ini bukan hanya menjadi ajang pameran capaian pendidikan, melainkan bukti konkrit bahwa lembaga pendidikan Islam dari kawasan Timur Indonesia mampu menembus batas mutu dan bersaing secara global.
Pada pembukaan acara yang ditandai dengan penerbangan burung merpati dan balon, Ketua Umum DPP GUPPI Prof. Dr. H. Fasli Jalal, Sp.GK, Ph.D, menekankan bahwa Ummusshabri telah menghancurkan stigma bahwa pendidikan berkualitas hanya ada di Jawa atau Barat Indonesia. “Mereka berhasil menggabungkan nilai-nilai Islam yang kokoh dengan ilmu pengetahuan modern, sehingga mampu bersaing di tingkat internasional,” tegasnya.
Dr. Supriyanto, Ketua Yayasan Ummusshabri, menjelaskan bahwa Expo tahunan yang berlangsung selama satu minggu ini mengangkat tema “Sains untuk Masa Depan Global”, fokus pada inovasi dan kreativitas siswa di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Setelah sukses dengan tema “Budaya Bangsa” tahun lalu, kali ini acara juga dirangkaikan dengan Kongres Internasional yang akan menghadirkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen).
“Moment ini bukan sekadar pameran, melainkan seremoni untuk mengeksplorasi potensi siswa. Besok, Mendikdasmen akan melihat langsung capaian pendidikan yang kami bangun,” ujarnya dengan bangga.
Untuk memperkuat jejaring internasional, Expo menghadirkan delegasi dari lima negara yaitu Turki, Malaysia, Cina, Australia, dan Filipina – diwakili oleh lembaga pendidikan dan praktisi pendidikan Islam ternama. Pesantren ini juga telah menjalankan program pertukaran pelajar dengan universitas mitra luar negeri untuk membuka wawasan siswa.
Wakil Walikota Kendari Sudirman menyampaikan rasa bangga terhadap kontribusi Ummusshabri dalam mencetak generasi muda berkualitas. Menurutnya, kehadiran tamu dari berbagai negara menjadi kesempatan emas untuk mempromosikan Kendari dan Sulawesi Tenggara sebagai destinasi yang menarik. “Setelah mengikuti acara ini, saya yakin mereka akan tertarik untuk menjelajahi wisata di daerah kita,” paparnya.
Fasli Jalal menambahkan bahwa GUPPI yang memiliki sekitar 2.300 lembaga pendidikan di seluruh Indonesia akan terus bekerja sama untuk mengangkat derajat pendidikan Islam Indonesia. Mantan Ketua DPR RI Marzuki Ali yang juga menghadiri acara mengaku terkesan dengan transformasi Ummusshabri. “Mereka menyatukan tradisi dan modernitas – ini patut ditiru oleh lembaga pendidikan Islam lainnya,” ucapnya.
Selama Expo, siswa Ummusshabri memamerkan karya inovatif seperti prototipe energi terbarukan, sistem pengelolaan limbah ramah lingkungan, serta produk olahan hasil pertanian lokal dengan teknologi modern. Beberapa delegasi negara tamu bahkan menyampaikan minat untuk menjalin kerja sama pengembangan produk dan program pendidikan.(lis)










































