KENDARINEWS.COM — Untuk pertama kalinya sejak dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kolaka, Amri dan Husmaluddin melakukan rotasi besar-besaran terhadap pejabat pimpinan tinggi pratama atau pejabat eselon II di lingkup Pemerintah Kabupaten Kolaka. Sebanyak 16 pejabat eselon II resmi digeser dari jabatannya dalam prosesi pelantikan yang digelar di Aula Sasana Praja Kantor Bupati Kolaka, Rabu (3/12).
Pelantikan sekaligus pengambilan sumpah jabatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kolaka, Husmaluddin. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa rotasi dan mutasi merupakan hal wajar dalam dinamika organisasi pemerintahan.
“Rotasi dan mutasi ini dilakukan sebagai upaya penyegaran serta penyesuaian kebutuhan organisasi, juga untuk menyelaraskan jalannya roda pemerintahan agar mampu mewujudkan tujuan yang diharapkan,” ujar Husmaluddin.
Ia menambahkan bahwa rotasi pejabat adalah proses yang tak dapat dihindari, baik karena alasan teknis maupun dalam rangka pengembangan karier ASN. Menurutnya, setiap pejabat perlu menerima keputusan pimpinan dengan lapang dada dan tetap mengedepankan profesionalitas.
“Jangan merasa dibuang apabila jabatan baru terasa kurang menguntungkan secara finansial. Laksanakan tugas dan tanggung jawab sebaik-baiknya, serta ambil hikmah dari setiap amanah yang diberikan,” pesannya.
Wakil bupati yang akrab disapa Haji Lulung itu mengungkapkan, 16 pejabat yang dilantik merupakan hasil evaluasi kinerja pejabat pimpinan tinggi pratama yang digelar pada Mei lalu, serta uji kompetensi mutasi jabatan yang dilaksanakan pada September 2025. Seluruh proses tersebut, kata dia, telah sesuai dengan mekanisme dan ketentuan perundang-undangan.
Ia berharap para pejabat yang telah dilantik dapat bekerja optimal dan menjaga kepercayaan yang diberikan.
“Mari maknai momentum ini sebagai kesempatan untuk berkarya sebaik-baiknya, sekaligus ikhtiar bersama membangun birokrasi yang lebih kuat, adaptif, dan terpercaya,” tutupnya.










































