Kampus Tegaskan Insiden Wisuda STIE 66 Kendari Murni Persoalan Pribadi

KENDARINEWS.COM– Ketua STIE Enam Enam Kendari, Prof. Dr. H. Abdul Azis Muthalib, S.E., M.S., menegaskan bahwa insiden yang melibatkan oknum berinisial RSK dan wisudawati TA pada prosesi wisuda di Ballroom Hotel Claro Senin (1/12/2025) tidak memiliki kaitan apapun dengan institusi atau kegiatan akademik kampus.

“Peristiwa itu murni menyangkut persoalan pribadi individu yang bersangkutan. Tidak ada hubungan dengan STIE Enam Enam Kendari sebagai institusi. Seluruh rangkaian wisuda pada hari itu berjalan tertib dan lancar, dan insiden tersebut terjadi di luar konteks kegiatan akademik kampus,” ujar Prof. Abdul Azis pada Selasa (2/12/2025).

Ia menambahkan bahwa kampus secara konsisten menerapkan pendidikan karakter dan etika, membekali mahasiswa dengan nilai moral, integritas, dan etika. “Perilaku oknum tidak mencerminkan institusi, karena kampus berkomitmen menghasilkan lulusan yang berkarakter sesuai visi dan misi,” jelasnya. Pihak kampus juga mengimbau masyarakat untuk tidak mengaitkan persoalan pribadi tersebut dengan lembaga pendidikan.

Insiden dimulai ketika karangan bunga bernada tidak pantas dari RSK (yang berasal dari luar kampus) kepada TA muncul di lokasi. Tak lama berselang, RSK menghampiri TA dan melontarkan perkataan tudingan, seperti terlihat dalam video yang beredar. TA memilih tidak menanggapi dan berjalan pergi, namun ketegangan meningkat ketika RSK mencoba menarik tangannya. TA segera menghindar, dan beberapa tamu melerai kedua pihak sehingga situasi tidak memburuk. Kejadian dan karangan bunga kemudian viral di media sosial dan memicu reaksi publik.

Tinggalkan Balasan