KENDARINEWS.COM–Ubi jalar, makanan tradisional yang akrab di lidah masyarakat Indonesia, kini semakin dikenal sebagai salah satu superfood lokal dengan beragam manfaat kesehatan. Kandungan nutrisinya terbukti dapat memperkuat sistem imun, menjaga kesehatan mata, bahkan menurunkan risiko penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, dan kanker.
“Ubi jalar bukan hanya makanan rakyat, tapi juga makanan sehat. Kandungan beta karoten, vitamin C, serat, dan antioksidannya menjadikan umbi ini sangat bermanfaat,” ujar dr. Hana Nirmala, ahli gizi klinis dari RSU Dharma Medika.
Dalam 100 gram ubi jalar rebus, terkandung sekitar 100 kalori, 24 gram karbohidrat, 6 gram gula alami, serta sejumlah vitamin dan mineral penting seperti kalsium, fosfor, dan beta karoten.
7 Manfaat Ubi Jalar untuk Kesehatan Tubuh
Berikut beberapa manfaat ubi jalar bagi kesehatan yang dilansir dari alodokter:
- Perkuat Imunitas
- Beta karoten diubah menjadi vitamin A yang berperan penting dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh. Kekurangan vitamin A dikaitkan dengan peradangan usus dan lemahnya daya tahan tubuh.
- Lindungi Kesehatan Mata
- Beta karoten juga menjaga kesehatan retina dan mencegah degenerasi makula, penyebab utama gangguan penglihatan pada usia lanjut.
- Sumber Energi Alami
- Karbohidrat kompleks dalam ubi jalar menjadi bahan bakar utama tubuh, cocok dikonsumsi sebelum beraktivitas berat.
- Lancar Pencernaan
- Kandungan serat dan antioksidan berperan sebagai prebiotik alami, menyehatkan usus dan mencegah sembelit atau diare.
- Stabilkan Gula Darah
- Ubi jalar putih memiliki indeks glikemik rendah, cocok sebagai camilan bagi penderita diabetes jika dikonsumsi dalam batas wajar.
- Turunkan Tekanan Darah
- Kandungan kalium dalam ubi membantu menurunkan tekanan darah serta menjaga detak jantung tetap stabil.
- Cegah Kanker
- Antioksidan beta karoten dan zat lain dalam ubi, khususnya ubi ungu, berpotensi menurunkan risiko kanker lambung, usus besar, payudara, hingga kandung kemih.
Cara Mengolah yang Sehat
Ubi jalar paling baik dikonsumsi dengan cara direbus, dikukus, atau dipanggang tanpa tambahan garam atau gula berlebih. Proses pengolahan sederhana ini justru menjaga nutrisinya tetap utuh.
“Jangan remehkan camilan rebusan ibu di rumah. Ubi jalar bisa jadi kudapan sehat yang jauh lebih baik daripada makanan ultra-proses di pasaran,” tambah dr. Hana.(*)










































