KENDARINEWS.COM – Rekapitulasi hasil perhitungan suara Pemilihan Calon Legislatif (Pileg) DPRD Kendari, terus bergulir. Atas dasar itu, untuk mencegah berbagai potensi kecurangan, Relawan Pemenangan La Ode Alimin (Caleg DPRD Kendari Dapil 2) mengawal proses pleno yang digelar Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kendari dan Kendari Barat, Selasa (20/2).
Ratusan relawan yang terbagi dua kelompok menyambangi langsung lokasi pleno di Kantor Kecamatan Kendari Barat dan Kendari.
Ketua Tim Relawan Pemenangan La Ode Alimin, Robi mengatakan, kehadiran relawan yang berasal dari berbagai organisasi yakni TKBM (Tenaga Kerja Bongkar Muat), Karya Bahari, TKBM Pangkalan Perahu, dan TKBM Tunas Bangsa Mandiri yang aktif beroperasi di pelabuhan Kapal Malam Pangkalan Perahu, Pelabuhan Nusantara, dan Pelabuhan Bungkutoko dalam rangka mengawal proses jalannya demokrasi agar berlangsung sesuai dengan Undang-Undang Pemilu nomor 7 tahun 2017.
“Kami bukan tidak percaya terhadap penyelenggara Pemilu. Namun, upaya kami mengawal pleno di tingkat PPK sebagai wujud agar proses demokrasi kita berjalan dengan baik. Sehingga berbagai potensi kecurangan, bisa diantisipasi,” kata Robi, Rabu (20/2).
Robi menuturkan, berkaca pada Pemilu sebelumnya, tidak sedikit terjadi kecurangan di tingkat PPK dengan melakukan manipulasi data caleg tertentu sehingga menimbulkan kerugian. Pihaknya tidak menginginkan, potret kecurangan pemilu kembali terjadi. Karenanya, ratusan relawan Mandor Alimin berinisiatif mengawal dan memantau pleno di tingkat Kecamatan.
“Penyelenggara pemilu juga manusia biasa. Nah, untuk mengantisipasi terjadi kecurangan maka relawan pemenangan La Ode Alimin konsisten mengawal hasil pemilu, termasuk pleno di tingkat Kecamatan ini,” ujarnya.
Robi menjelaskan, relawan akan terus memantau pleno sampai tuntas. Usai pleno, jika hasilnya benar-benar sesuai prosedur perundangan-undangan, maka tahap selanjutnya pleno di tingkat KPU Kota Kendari, relawan mempercayakan utuh kepada penyelanggara tanpa melakukan pengawalan secara langsung.
“Pleno tingkat PPK adalah penentu apakah lolos atau tidak. Pada pileg sebelumnya sering terjadi kecurangan, antisipasi kami disitu,” tambahnya.
Robi menambahkan, jika pleno tingkat PPK tercium potensi kecurangan, maka relawan akan bergerak melapor ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Kendari dengan pergerakan massa yang lebih besar.
“Kami titip pesan kepada PPK Kendari-Kendari Barata agar tidak bermain-main dengan persoalan ini. Kami ingin agar penyelenggara bekerja dengan baik dan jujur,” harapnya.
Diketahui, La Ode Alimin adalah Caleg DPRD Kota Kendari nomor 7 dapil 2 (Kendari-Kendari Barat). Mandor Alimin sapaan akrabnya, merupakan Ketua TKBM Karya Bahari. (ali)










































