Pemkab Konawe Bentuk Redkar di Tiap Kecamatan

KENDARINEWS.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe yang telah mengambil langkah konkret dalam menghadapi kejadian kebakaran. Pemkab membentuk relawan pemadam kebakaran (Redkar) di setiap kecamatan. Langkah ini diambil sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan respons terhadap kejadian kebakaran yang mungkin terjadi.

Kepala Dinas Satpol-PP dan Damkar Konawe, Nasruddin, melalui Kepala Bidang (Kabid) Damkar, Puguh Sudarijono, mengatakan, pihaknya menargetkan dapat membentuk Redkar pada 10 kecamatan ditahun 2023. Saat ini, Damkar Konawe pun telah melakukan sosialisasi pembentukan Redkar pada lima kecamatan, yakni di Padangguni, Abuki, Latoma, Pondidaha, serta Amonggedo.

“Karena keterbatasan anggaran, belum semua kecamatan bisa kita bentuk Redkar. Baru 10 kecamatan untuk tahun ini. Tahun depan, kita usulkan lagi kegiatan dan anggaranya secara bertahap,” ujar Puguh Sudarijono, Kamis (25/5). Ia menuturkan, Redkar dibentuk dengan tujuan untuk melaporkan kejadian kebakaran dan penanganan awal. Sekaligus memaksimalkan respon time penanggulangan kebakaran. Secara teknis, sambungnya, Redkar tersebut akan ditempatkan pada masing-masing desa di setiap kecamatan. Setiap desa memiliki satu regu Redkar dan beranggotakan enam warga setempat. Redkar nantinya pula diberikan pelatihan khusus secara bertahap dari pihak Damkar Konawe. Termasuk, diberikan alat pemadam kebakaran ringan sebagai upaya penanganan awal.

“Dengan adanya Redkar ini, kita harapkan tim Damkar Konawe dapat dengan cepat mendapatkan informasi. Sehingga kita bisa lebih cepat tiba di lokasi kebakaran guna meminimalisir dampak kerusakan akibat kebakaran,” tandas mantan Kabid Sarpras Dishub Konawe itu. (kn)

Tinggalkan Balasan