Kehadiran ASN Hanya 50 Persen, Sekab Konawe : TPP Bakal Dipotong!

KENDARINEWS.COM — Memprihatinkan. Persentase kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe pasca libur lebaran, cukup rendah. Di hari pertama kerja, Rabu (26/4), masih didapati sejumlah pegawai yang bolos tanpa alasan jelas. Sanksi pemotongan tambahan penghasilan pegawai (TPP) sudah menanti bagi aparatur yang enggan berkantor pada hari pertama kerja tersebut pasca libur panjang lebaran.

Penegasan tersebut dilontarkan Sekretaris Kabupaten (Sekab) Konawe, Ferdinand Sapan, saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) pada sejumlah kantor organisasi perangkat daerah (OPD), salah satunya di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud). Ferdinand geram saat mengetahui banyak ASN yang masih menambah-nambah libur. “Tingkat kehadiran pegawai di Konawe masih rendah. Hanya sekira 50 sampai 60 persen yang masuk kantor. Yang tidak hadir ini, tentu kita akan beri sanksi berupa pemotongan TPP,” ancam “Jenderal” ASN Konawe itu.

Meski demikian, Ferdinand Sapan mengaku, Pemkab juga dapat memaklumi jika masih ada ASN yang belum masuk kerja. Khususnya, para pegawai yang melakukan mudik lebaran pada daerah yang cukup jauh jaraknya dari Konawe. “Sebab meskipun kehadiran ASN nyatanya masih rendah, pelayanan publik di Konawe harus tetap jalan. Itu yang terpenting dan harus dilaksanakan pegawai yang ada hari ini,” tandas mantan Kepala BPKAD Konawe itu. (kn)

Tinggalkan Balasan