Bahri : Jangan Berpolitik di Rumah Ibadah!

KENDARINEWS.COM — Euforia Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Kabupaten Muna Barat (Mubar) mulai terlihat. Sejumlah alat peraga kampanye dari berbagai figur mulai bertebaran.

Penjabat (Pj) Bupati Mubar, Bahri mengingatkan agar kegiatan politik tidak dilakukan di tempat-tempat yang dilarang dalam ketentuan peraturan perundang- undangan.

Di antaranya, rumah ibadah, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu pada pasal 28 huruf C tentang larangan masjid (rumah ibadah) sebagai kegiatan politik. “Saya lihat fenomena, ada kegiatan-kegiatan memanfaatkan masjid menjadi bagian dari politik praktis. Makanya saya akan mempelajari dulu pasal 28 huruf C undang-undang Pemilu,” kata Bahri saat ditemui kemarin.

Terkait dengan pemasangan baliho di pagar masjid, pihaknya tidak mempersoalkannya. Dengan syarat, pemasangan baliho itu bukan dalam konteks kepentingan politik.

“Makanya saya akan pelajari dulu undang-undang Pemilu. Pada dasarnya, saya tidak akan menggangu (melarang) tetapi kalau ada peraturan yang melarang, saya akan sampaikan,” pungkasnya. (ahi)

Tinggalkan Balasan