Optimis Pertahankan Opini WTP

KENDARINEWS.COM — Raihan opini wajar tanpa pengeculian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra), akan terus dipertahankan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Utara (Konut). Sebagai bentuk untuk mendukung dan memertahankan opini tersebut, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Konut mengajak seluruh komponen Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membenahi catatan yang telah disarankan BPK. Terutama persoalan aset daerah.

Kepala BKAD Konut, Adonan, menjelaskan, opini yang disematkan BPK pada Pemkab, diukur dari penyajian laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) yang telah memenuhi atau belum memenuhi standar akuntansi pemerintahan sebagaimana tercantum pada PP tahun 71 tentang standar akuntansi pemerintahan. “Itu salah satu indikatornya, kemudian yang kedua persoalan kepatuhan dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan. Nah, indikator lainnya yang menjadi penilaian adalah menyangkut aset. Di wilayah ini hampir semua daerah memiliki catatan dari BPK. Ini yang terus kita benahi dan maksimalkan,” ujar Adonan, Selasa (28/2).

Ia bertekad, opini WTP yang sudah disematkan BPK akan terus dipertahankan pada tahun 2023 ini. Sebab menuju opini WTP lebih mudah diraih dibandingkan memertahankan. Makanya, Adonan mengajak seluruh OPD bersama-sama untuk mempertahankan opini WTP dari BPK. “Salah satu strategi mempertahankan WTP yang sudah dilakukan dengan rekonsiliasi realisasi belanja dana BOS, kemudian rekonsiliasi dana kapitasi JKN Puskesmas. Termasuk rekonsiliasi belanja dengan OPD, terakhir rekonsiliasi aset tetap yang menghadirkan seluruh instansi,” paparnya.

Adonan menambahkan dalam rekonsiliasi terdapat beberapa hambatan yang ditemukan. Diantarnya terdapat OPD yang dianggap kurang kooperatif saat dimintai data, ketika dilakukan pencocokan. Meski demikian, masalah tersebut dapat teratasi. “Makanya saya selalu mengajak seluruh OPD untuk bahu membahu bekerja sama untuk menjaga dan mempertahankan opini WTP yang sudah diraih,” pungkasnya. (kn)

Tinggalkan Balasan