Randis di Buton Memprihatinkan

KENDARINEWS.COM– Sejumlah kendaraan dinas (Randis) pejabat lingkup pemerintah daerah Kabupaten Buton sudah tak layak pakai.

Hal itu mendapat tanggapan dari Pj Bupati Buton, Basiran. Menurutnya Randis itu sudah tidak layak digunakan dan harusnya sudah diganti.

“Ada yang tidak layak, ada yang tidak terpelihara, ada yang tidak pakai plat, itu ditarik saja. Yang sudah rusak itu kalau memang bisa diperbaiki, kita benahi. Kalau tidak, dilelang saja. Nanti uangnya dibelikan yang baru. Itukan sudah bahaya kalau dipaksakan dipakai. Malah ada Kabag yang pakai mobil rakitan tahun 2004,” ungkap Basiran, Senin (29/8).

Ia mengaku, mengecek kendaraan dinas itu bukan hanya untuk memastikan kondisinya. Tetapi juga soal masih ada atau tidaknya Randis pada orang yang diamanahkan.

“Tujuan kita sebenarnya untuk tertib aset. Jangan ada orang menguasai Randis tapi tidak pernah dipakai, sementara ada yang butuh tapi tidak kebagian, ini harus ditelusuri,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Buton, Sunardin Dani, menyebut, jumlah Randis yang terdata saat ini sebanyak 972 unit. Roda empat dan mini bus 271 unit, sisanya roda dua. Kondisinya diakui beberapa sudah tak mulus lagi. Sebab ada tahun rakitan 2004 lalu.

Sementara dana pemeliharaannya juga kecil. “Memang banyak juga yang rusak, ada yang sudah lama. Nanti kita buat detail datanya dulu dan kami laporkan ke Pak Bupati. Kalau harus ada lelang, kami akan siapkan,” terangnya. (kn)

Tinggalkan Balasan