oleh

Disnakertrans Konawe Gandeng BPVP Gelar Pelatihan TIK

KENDARINEWS.COM — Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Konawe baru saja menggelar program pelatihan berbasis kompetensi peningkatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Pelatihan itu berlangsung dengan menggandeng Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kendari, serta diikuti 12 warga Konawe. Selama 20 hari, peserta tersebut diasramakan untuk lebih memperdalam ilmu dan kompetensi institusional boarding.

Kepala Disnakertrans Konawe, Lidya Wulandari Nathan Marak, mengatakan, lewat kerja sama menggelar pelatihan peningkatan kompetensi bersama BPVP Kendari, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menginginkan angkatan kerja bisa memiliki daya saing dibanding dari daerah lain. Meski waktu pelatihan terbilang singkat, ia meminta 12 peserta yang merupakan warga Konawe itu bisa serius mencerna materi pelatihan yang diberikan.

“Harapan kami semua, para siswa dapat berhasil, memanfaatkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh di sini untuk menolong diri sendiri, keluarga dan masyarakat umum. Saya yakin hal ini akan berimplikasi pada kemajuan daerah, bangsa dan negara,” ujar Lidya Wulandari Nathan Marak, kemarin.

Senada dengan itu, Kepala BPVP Kendari, Dr. La Ode Haji Polondu, berpesan agar para peserta dapat mengikuti pelatihan dan mesti bersungguh-sungguh. Menurutnya, ada harapan yang menjadi amanah bagi para 12 peserta itu untuk bisa berhasil atau kompeten pada bidang program pelatihan yang diikuti. Amanah itu merupakan visi misi Presiden RI, Joko Widodo untuk menciptakan generasi cemerlang, memiliki pengetahuan dan keterampilan, serta sikap perilaku yang baik.

“Ini juga tentu sama dengan visi misi Bupati Konawe yang menginginkan sumber daya manusianya unggul dan kompeten,” harap La Ode Haji Polondu. Jika itu mampu diwujudkan, lanjut mantan Kepala Bagian (Kabag) Rumah Tangga Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) tersebut, maka jalan untuk berhasil bagi para siswa akan terbuka lebar. Apalagi, jika dipadukan dengan kemampuan menguasai kecerdasan sosial.

“Kami di BPVP Kendari tidak hanya memberikan pelatihan bagi para siswa dengan tujuan semata-mata menjadikan mereka kompeten pada program pelatihan yang diikuti. Namun ada beberapa hal mendasar lainnya sebagai bagian dari instrumen penilaian yang juga menjadi syarat untuk dinyatakan kompeten. Diantaranya terkait sikap perilaku, kedisiplinan dan akhlak,” bebernya. La Ode Polondu menambahkan, peserta pelatihan dari kerja sama dengan Disnakertrans Konawe, kini telah menjadi keluarga besar Kemnaker RI. Atas hal itu, maka pihaknya akan terus memantau perjalanan para peserta dalam menuju kesuksesan. Termasuk, membantu setiap ada kesulitan dan mencari solusi dari masalah yang dihadapi. “Setelah pelatihan usai, kami akan pantau mereka. Jadi kami tidak lepas tangan meski pelatihan yang mereka ikuti sudah selesai,” tandasnya. (kn)

Komentar

Tinggalkan Balasan