Pengadaan Pupuk Organik Cair Tunggu Pemenang Tender

KENDARINEWS.COM — Pengadaan pupuk organik cair senilai Rp 3,1 miliar di Konawe, masih dalam proses lelang. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe mempihakketigakan pengadaan pupuk tersebut. Saat ini masih menunggu siapa pemenang lelang pengadaan pupuk cair yang bersumber dari APBD itu. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Konawe, Gunawan Samad, mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan berapa lama waktu dari proses tender itu dilakukan. Namun ia memproyeksi, hasil tender pengadaan pupuk cair bagi petani Konawe tersebut pada pekan ini sudah bisa diumumkan.

“Kemarin ada sedikit hambatan, jadi kita tender ulang lagi. Doakan saja semoga prosesnya lancar,” ujar Gunawan Samad, Rabu (20/7).
Ia menuturkan, pengadaan pupuk cair tersebut diperuntukan untuk petani di wilayah yang tidak mendapatkan jatah pupuk subsidi dari Pemerintah Pusat. Yakni, Kecamatan Tongauna Utara dan Anggotoa. Kata Gunawan Samad, kedua wilayah itu tak kebagian pupuk subsidi lantaran belum memiliki kode kecamatan di pusat. Hal itu menyebabkan petani di dua wilayah itu tak bisa mengusul kuota pupuk subsidi lewat sistem elektronik rencana definitif kebutuhan kelompok (e-RDKK).

“Kedua wilayah itu merupakan hasil pemekaran kecamatan Tongauna dan Wawotobi. Akan tetapi belum punya kode kecamatan. Sehingga kami anggarkan pengadaan pupuk organik cair untuk mengatasi pemenuhan pupuk di dua kecamatan tersebut. Bagi petani di kecamatan Tongauna Utara dan Anggotoa yang ingin mendapatkan pupuk organik cair itu, cukup menyiapkan dokumen calon penerima dan calon lokasi (CPCL),” sambung mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Konawe tersebut. (kn)

Tinggalkan Balasan