Menata Persiapan Pemilu 2024, KPU Sultra Koordinasi Lintas Sektoral

KENDARINEWS.COM– KPU Sultra berkoordinasi dengan semua elemen serta memastikan peran masing-masing berjalan efektif dan efisien dalam mengawal agenda nasional, Pemilu 14 Juni 2024.

“Kita juga sudah berdiskusi dengan pihak eksternal yakni Bawaslu, Polda Sultra, Pemprov Sultra, dan Kejaksaan Tinggi Sultra terkait dengan tugas masing-masing sesuai kewenangan,” ujar Ketua KPU Sultra Abdul Natsir Muthalib Senin (11/7), kemarin.

Dalam diskusi lintas sektor itu, membahas segala bentuk persiapan dan mitigasi risiko yang berpotensi terjadi. Mendiskusikan hal-hal terkait kelancaran dan tantangan pelaksanaan Pemilu 2024 di Sultra yang terdiri 17 kabupaten/kota, 219 kecamatan, 2280 desa, dan sekira 1.900 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan pemilih 1,7 juta jiwa.

Kegiatan itu terdistribusi dalam berbagai divisi. Sebut saja, divisi keuangan dan logistik, teknis penyelenggaraan, desain penyelenggaran pemilihan dan alokasi daerah pemilihan. Lalu, divisi hukum dan pengawasan, divisi partisipasi masyarakat, pendidikan pemilih dan sumber daya manusia. “Dan juga ada khusus divisi sekretariat dalam rangka memastikan untuk dukungan terhadap pelaksanaan tugas-tugas komisioner. Laporannya akan disampaikan kepada KPU RI,” jelas Abdul Natsir.

Dalam tahapan Pemilu yang baru saja dimulai, sambung Abdul Natsir, KPU akan fokus pada verifikasi terhadap partai politik sebagai calon peserta Pemilu 2024. Rancangan Peraturan KPU (PKPU) sudah dibahas di Komisi II DPR RI bersama pemerintah dan penyelenggara Pemilu, mengenai pendaftaran verifikasi dan penetapan peserta Pemilu. “KPU sedang konsultasi dan pembahasan. Saat ini, masih dalam proses pengundangan di Kementerian Hukum dan HAM,” ungkap Abdul Natsir.

Pria yang karib disapa Ojo itu menambahkan, pada 29 Juli 2022, KPU akan membuka pendaftaran verifikasi parpol selama tiga hari sampai 31 Juli. Lalu, 1 Agustus adalah masa verifikasi parpol politik peserta Pemilu 2024. Penetapan parpol sebagai peserta Pemilu 2024 pada 14 Desember 2022.

“Di KPU RI sudah ada yang mengambil akun Sistem Informasi Partai Politik atau Sipol sekitar 35 partai dan 7 partai lokal Aceh,” tandas Ojo. (kn)

Tinggalkan Balasan