Lulus SBMPTN, Maba Harus Ikuti Pemkes

KENDARINEWS.COM–Universitas Halu Oleo (UHO) mengeluarkan aturan pemeriksaan kesehatan (Pemkes) bagi calon mahasiswa baru (Maba). Khusus jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2022.

Mereka yang bakal mengikuti Pemkes merupakan Maba telah dinyatakan lulus SBMPTN dan telah registrasi ulang. Jumlahnya mencapai 3.252 peserta. Mereka juga harus membayar biaya Pemkes.

Rektor UHO, Prof. Dr. Muhammad Zamrun Firihu mengatakan, Maba yang lulus melalui jalur SBMPTN
tahun 2022 dan telah melakukan registrasi ulang harus mengikuti pemeriksaan kesehatan (Pemkes).

Proses ini akan dilakukan oleh tim dokter dari Fakultas Kedokteran (FK) UHO. “Aturannya sudah kami terbitkan. Pemkes bakal dilaksanakan mulai 18 Juli sampai 22 Juli 2022. Prosedur dan tahapan Pemkes,
akan disampaikan lebih lanjut melalui laman web resmi UHO,” kata Prof Zamrun, kemarin.

Mantan Dekan FMIPA UHO ini menjelaskan, dalam mengikuti Pemkes, peserta harus membawa bukti cetak registrasi ulang. Bukti itu dapat dicetak melalui laman http://daftarulang.uho.ac.id.

“Calon Maba yang lulus melalui jalur SBMPTN, namun tidak melakukan registrasi ulang, dinyatakan
batal dengan sendirinya atau dinyatakan mengundurkan diri,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I UHO, La Hamimu menambahkan, pembayaran biaya Pemkes bagi calon
Maba SBMPTN sebesar Rp 200 ribu. Pembayaran ini dilakukan secara online melalui salah satu dari e-Channel BNI (ATM BNI, Mobile Banking BNI, I-Bank Personal BNI, BNI SMS Banking, ATM Bersama, OVO, atau via transfer dari bank lain).

“Pembayaran sudah dapat dilakukan mulai 11 Juli sampai 14 Juli 2022. Untuk bukti pembayaran dibawa saat Pemkes dan harus ditunjukkan pada tim medis,” terangnya. Rencana, Pemkes bakal digelar selama 5 hari (18-22 Juli 2022).

Lanjut dia, calon Maba yang tidak memenuhi syarat kesehatan untuk menjadi mahasiswa dapat dianggap batal dengan sendirinya.

“Untuk proses registrasi tahap selanjutnya, semua calon Maba harus mengupdate informasi, dengan mengakses laman resmi UHO melalui http://uho.ac.id. Kita juga imbau agar mereka tidak terpengaruh pada informasi dari oknum yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya.(KN)

Tinggalkan Balasan