oleh

Pasokan Kurang, Harga Cabai dan Bawang Terus Naik

KENDARINEWS.COM–Hampir disemua daerah mengeluhkan harga cabai yang semakin pedis. Kurangnya pasokan dari petani menjadikan harga terus merangkak naik. Lihat saja di Kolaka harga cabai rawit yang dulu hanya Rp30 ribuan menjadi Rp45 ribu per kilogram, dan kini komoditas tersebut kembali mengalami kenaikan Rp25 ribu. Hingga harga cabai rawit di Bumi Mekongga kini menjadi Rp 70 ribu per kilogram.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kolaka, Muhammad Azikin, mengungkapkan, musim hujan menjadi penyebab naiknya harga cabai rawit. Dengan kondisi cuaca tersebut maka pasokan komoditi tersebut berkurang.

“Selain pasokan yang kurang, cabai rawit yang ditanam petani kita juga terkena penyakit. Makanya stok berkurang dan harganya jadi mahal,” jelasnya saat ditemui Selasa (28/6).

Muhammad Azikin mengatakan, dengan kurangnya pasokan dan penyakit pada tanaman cabai rawit, maka ketersedian dan kebutuhan warga akan komoditas tersebut hampir seimbang. “Kebutuhan 12,56 ton, sedangkan ketersediaan 12,88 ton. Jadi neraca masih tersisa 0,32 ton,” ungkapnya.

Azikin menambahkan, tak hanya cabai rawit, kenaikan harga juga terjadi pada bawang merah. Bahan rempah tersebut juga mengalami kenaikan harga hingga Rp 15 ribu. “Tiga pekan lalu harga bawang merah masih Rp 40 ribu. Kini sudah naik menjadi Rp 55 ribu per kilogram. Penyebabnya sama dengan cabai rawit, pasokan yang kurang,” bebernya. (kn)

Komentar

Tinggalkan Balasan