Pemkab Kolaka Minta Tempat Usaha Aktifkan Kembali Alat Perekam Pajak!


KENDARINEWS.COM — Untuk mengoptimalkan pendapatan daerah, maka sejak tahun 2019 lalu, sejumlah tempat usaha dipasangi alat perekam pajak. Namun situasi pandemi Covid-19 pada awal tahun 2020 lalu, membuat banyak tempat usaha tutup. Tapi seiring melandainya kasus Covid-19, tempat usaha tersebut kembali dibuka. Sayangnya, banyak pengusaha yang tidak mengaktifkan lagi alat perekam pajak itu.

“Kami lihat saat ini sudah banyak tempat usaha seperti rumah makan yang dulu sempat tutup, kini sudah dibuka kembali. Tapi, mereka sudah tidak mengaktifkan lagi alat perekam pajaknya,” ungkap Sekretaris Kabupaten (Sekab) Kolaka, H. Poitu Murtopo, Jumat (11/3). Padahal menurut Poitu, tujuan pemasangan alat perekam pajak di rumah makan dan restoran untuk mengoptimalkan pendapatan daerah. Sebab sebelum adanya alat perekam pajak, pendapatan dari tempat usaha tersebut, belum maksimal.

H. Poitu Murtopo

“Kalau ada alat perekam pajak ini maka lebih tertib dan terurai antara pajak dengan harga makanan. Selama ini pajak sudah dibayar tapi tidak disetor ke daerah. Jadi dengan adanya alat ini maka orang yang datang makan langsung dikenakan pajak sekaligus disetor ke daerah,” jelasnya. Poitu menegaskan, hasil pajak tersebut digunakan untuk pembangunan seperti jalan dan lain sebagainya. “Jadi kami berharap semua usaha kuliner di Kolaka yang telah dipasangi alat perekam pajak, supaya kembali mengaktifkan alat tersebut,” pintanya. (b/fad)

Tinggalkan Balasan