RPJMDes dan RPJMD Kabupaten Harus Selaras


KENDARINEWS.COM – Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di Kabupaten Konawe Utara (Konut), akhirnya dituntaskan. Penajaman program pada tiga kecamatan melalui forum Musrenbang menjadi dasar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk melanjutkan pembahasan pada level lebih tinggi. Kecamatan Lasolo Kepulauan dan Langgikima menjadi lokasi terakhir Musrenbang.

Bupati Konut, Ruksamin, menuturkan, Musrenbang tingkat kecamatan merupakan tahapan pemutusan hasil musyawarah ditingkat desa dengan menentukan program skala prioritas. Rencana program dari tingkat desa telah diklasifikasikan menjadi skala prioritas utama yang dibutuhkan masyarakat. “Apa yang menjadi prioritas utama di desa benar-benar dilaksanakan dan telah diklasifikasi, program mana yang bersumber dari skala kecil atau yang menggunakan anggaran pusat untuk dilaksanakan pada tahun 2023,” paparnya, kemarin.

Musrenbang tingkat kecamatan di Konut, akhirnya dituntaskan. Kecamatan Lasolo Kepulauan dan Langgikima menjadi lokasi terakhir Musrenbang yang dihadiri Bupati, H. Ruksamin, kemarin.

Bupati dua periode itu menambahkan, program kerja yang akan dilaksanakan di desa berdasarkan pada RPJMDes, akan disinkronkan dengan program Pemkab yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten. “Sehingga pembagian program kerja harus jelas. Apalagi anggaran yang terbesar berada di Laskep dan Langgikima. Jangan sampai kita lupa mempersiapkan sumber daya manusia dalam mendukung generasi muda agar tidak menjadi penonton saat kawasan industri resmi di buka,” sambung Ruksamin.

Mantan Ketua DPRD Konut tersebut menegaskan, Kecamatan Laskep dan Langgikima merupakan daerah kawasan wisata dan industri. Sehingga dari sekarang, wajib menyusun formula kerja untuk membawa dua wilayah tersebut ke arah yang lebih baik. Untuk menopang atau mendukung program sektor wisata, rencananya pemerintah akan membangun pelabuhan rute Taipa-Labengki untuk memudahkan akses para wisatawan asing dan lokal. Diharapkan pula dapat memberikan kontribusi PAD bagi daerah, yang berimplikasi pada peningkatan ekonomi kerakyatan. “Makanya sumber daya manusia harus kita siapkan agar lebih mumpuni,” pungkas Ruksamin. (c/min)

Tinggalkan Balasan