oleh

5.791 Warga Prasejahtera di Kendari Dapat Bantuan Tunai

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir (kiri) memberikan bantuan tunai kepada warga prasejahtera di Kantor PT Pos Indonesia Cabang Kendari, kemarin. Bantuan tunai diharapkan bisa memenuhi kebutuhan warga dimasa pandemi ini. (AGUS SETIAWAN / KENDARI POS)

KENDARINEWS.COM — Pandemi Covid-19 di Sultra belum berakhir. Covid-19 mempengaruhi sendi-sendi perekonomian masyarakat di Kota Kendari. Tak sedikit warga kesulitan memenuhi kebutuhan hidup. Melihat kondisi itu, Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir tergugah dan peduli untuk membantu warganya yang terdampak pandemi Covid-19.

Wali Kota Sulkarnain berinisiatif mengusulkan warganya yang kurang mampu untuk mendapatkan bantuan. Usaha itu berhasil. Sebanyak 5.791 warga diakomodir mendapatkan bantuan tunai. Ia menjelaskan, penyaluran bantuan tunai merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada warga yang terdampak Covid-19. “Sebab, di masa pandemi ini, tak sedikit masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya. Untuk itu kami turun membantu,” ujar Wali Kota Sulkarnain usai menyerahkan bantuan tunai di Kantor PT Pos Indonesia Cabang Kendari, kemarin.

Wali Kota Sulkarnain berharap, bantuan yang diberikan bisa meringankan beban masyarakat. Apalagi pandemi Covid-19 ini belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. “Saya harap bantuan ini digunakan dengan baik dan bijak. Bantuan tunai ini dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pokok,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, mantan Anggota DPRD Kota Kendari itu meminta seluruh penerima bantuan agar tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) agar terhindar dari penularan Covid-19 varian Omicron. Masyarakat diminta menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini juga meminta masyarakat untuk berpartisipasi dalam program vaksinasi Covid-19. Wali Kota Sulkarnain meminta masyarakat yang belum divaksin untuk segera mendatangi layanan fasilitas kesehatan untuk mendapatkan vaksin.

“Saya mengimbau bagi keluarga yang memiliki lansia dan anak-anak usia sekolah agar difasilitasi untuk mengikuti program vaksinasi. Karena hanya ini cara yang bisa kita lakukan untuk menghadapi situasi pandemi ini,” kata Wali Kota Sulkarnain Kadir.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kendari, Abdul Rauf mengungkapkan, penyaluran bantuan tunai dilaksanakan selama empat hari terhitung sejak 20 – 23 Februari 2022.

Ia tak menampik jika penyaluran batch (kelompok) pertama dipercepat mengingat selama 14 hari ke depan Dinsos Kendari akan melaksanakan dua kali penyaluran bantuan (batch kedua dan ketiga). “Setiap keluarga penerima manfaat (KPM) dijatah Rp600 ribu. Penyalurannya dipercepat,” kata Abdul Rauf.

Abdul Rauf memastikan penyalurannya bantuan kali ini tepat sasaran. Sebab, Dinsos Kendari mengusulkan penerima yang berstatus prasejahtera. Usulan tersebut juga sudah melalui review dari Inspektorat dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). “In Sya Allah, tepat sasaran,” kata Abdul Rauf. (ags/m1/b)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed