Kasus HIV Aids Terbanyak di Kota Kendari

KENDARINEWS.COM — Sejak mewabahnya covid, perhatian terhadap penyakit menular lainnya seakan teralihkan. Padahal masih ada virus lain yang tak kalah mematikan. Salah satunya penularan Human Immuno Virus (HIV) dan Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS). Tahun 2021 lalu, sebanyak 23 penderita HIV Aids meninggal dunia.

Kabid Pencegahan Pemberantasan Penyakit Menular Dinas Kesehatan (Dinkes) Sultra, dr. Muhammad Ridwan mengatakan HIV Aids masih menjadi ancaman serius. Setiap tahunnya, kasusnya terus bertambah. Kasus HIV/AIDS ibarat “gunung es”. Artinya, kasus yang jauh lebih besar dari jumlah yang terdeteksi.

Ilustrasi

“HIV/AIDS terjadi karena pola perilaku yang menyimpang. Diantaranya, penggunaan jarum suntik yang berganti-ganti (pengguna narkoba), perilaku seksual dengan gonta-ganti pasangan hingga ditularkan melalui orang tua,” jelas dr. Muhammad Ridwan saat dikonfirmasi Kendari Pos kemarin.

Berdasarkan data, kasus HIV Aids terbanyak di Kota Kendari sebanyak 110 kasus dan 22 diantaranya meninggal dunia. Selain Kendari, tercatat 1 kasus kematian di Muna dari 13 kasus yang terdeteksi. Sayangnya, ia tak menyebutkan berapa kasus HIV Aids selama tahun 2021.

Masa inkubasi HIV Aids kata dia, adalah 5 tahun setelah terinfeksi. Gejala yang ditimbulkan dari virus mematikan ini ditandai dengan melemahnya imun tubuh sehingga rentan terserang penyakit.

Untuk mencegah penularan HIV/AIDS, perlu dilakukan screening.

“Biasanya, screening di tempat yang potensial seperti Tempat Hiburan Malam (THM), cafe hingga tempat yang menjadi sentral aktivitas masyarakat,” tuturnya.

Bagi mereka yang terinfeksi HIV Aids lanjutnya, harus ditangani dokter spesialis penyakit dalam. Di Sultra, Orang dengan HIV AIDS (ODHA) dijamin ketersediaan obatnya oleh Pemprov. “Masa pengobatan ODHA cukup lama. Makanya, harus ada jaminan ketersediaan obat dari pemerintah,” tutupnya. (b/m2)

Kasus Kematian HIV Aids
Kendari 22 Meninggal 110 Kasus
Muna 1 Meninggal 13 Kasus

Penyebab Penularan
Penggunaan Jarum Suntik (Pengguna narkoba)
Prilaku Seksual Gonta-ganti Pasangan
Tertular dari Orang Tua ODHA

Tinggalkan Balasan