Batal Tampil di PON, PGI Usul Kerjunas Golf

KENDARINEWS.COM — Cabang Olahraga (Cabor) Golf tidak dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua ke-20 Oktober mendatang. Padahal, panitia PON telah menggelar kualifikasi pada 2019 lalu. Satu golfter Sultra bernama Hardin dinyatakan lolos. Tak ingin mengecewakan atlit, Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Golf Indonesia (PGI) Sultra mengusulkan pelaksanaan kejuaraan nasional (Kejurnas) Golf sebagai pengganti.

Ketua Pengprov PGI Sultra, Andi Baso mengaku usulan kejurnas golf sudah disampaikannya dalam webinar yang melibatkan pengurus PGI Pusat. Menurut Baso, pelaksanaan kejurnas penting dilakukan untuk menjaga tetap menjaga asa atlit yang batal tampil di PON sekaligus sebagai bentuk percepatan pembinaan atlit.

“Dicoretnya cabor Golf dalam PON tahun ini tentu sangat merugikan kita. Padahal, Sultra berhasil meloloskan satu atlit setelah dilakukan kualifikasi PON di Makassar pada 2019 lalu. Jadi saya pikir kejurnas bisa jadi solusi untuk tetap menjaga performa atlit,” kata Andi Baso, kemarin.

Ketua Pengprov PGI Sultra, Andi Baso saat mengikuti webinar terkait percepatan pembinaan atlit golf Indonesia, kemarin. Salah satu poin yang dihasil dalam webinar tersebut adalah pelaksanaan kejurnas golf di Jawa Timur.

Dalam webinar yang digelar kemarin, pihaknya telah bersepakat untuk menggelar Kejurnas Golf di Jawa Timur. Ia pun berharap pemerintah memberikan perhatian akan keikutsertaan atlit terbaitk Sultra yang batal tampil di PON pada kejurnas mendatang.

“Pengprov PGI Jawa Timur menyatakan kesiapannya sebagai tuan rumah kejurnas. Kami tentu berpartisipasi. Mudah-mudahan bisa disuport pemerintah karena ini bagian dari pada pembinaan atlit kita sehingga selalu siap jika dibutuhkan dalam turnamen,” kata Andi Baso. (b/ags)

Tinggalkan Balasan