114 Koperasi di Sultra Bakal Terima Stimulan Rp 10 Juta

Ekonomi & Bisnis
Boy Ihwansyah

KENDARINEWS.COM– Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulawesi Tenggara bakal memberikan bantuan stimulan Rp10 juta bagi masing-masing pelaku usaha koperasi yang terdata di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra). Bahkan saat ini Dinas Koperasi UMKM Sultra  tengah melakukan verifikasi kepada 4.200 koperasi. Upaya ini agar dapat  menentukan target koperasi yang benar-benar berhak mendapatkan bantuan stimulan tersebut. Sebab target Pemprov hanya 114 Koperasi yang bakal Terima stimulan.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sultra, Boy Ihwansyah mengatakan, saat ini data dari 4.200 Koperasi masih diverifikasi. Jadi bagi Koperasi yang berhak menerima bakal langsung diberi bantuan dalam bentuk tunai.

“Ini bantuannya langsung tunai atau BLT. Damana kita berikan per satu koperasi itu Rp10 juta. Dimana target kita bakal berikan hanya kepada 114 Koperasi,” kata Boy.

Ia menjelaskan, verifikasi dilakukan untuk menghindari penerimaan  bantuan stimulan ganda kepada para pelaku Koperasi.  Bantuan ini diberikan untuk mendorong koperasi yang ada di daerah agar tetap bertahan dan produktif di masa pandemi COVID-19.

“Dalam verifikasi ini kita sangat berhati-hati, sebab beberapa Kabupaten dan kota juga ada yang memberikan bantuan  seperti ini. Sehingga penerima bantuan ini tidak ada yang dobel,” jelasnya.

Selain kepada Koperasi, kata Boy, rencana pemberian bantuan stimulan juga akan diberikan kepada para pelaku UMKM senilai Rp2 juta. Tetapi pihaknya bakal memverifikasi lagi 329.000 pelaku UMKM yang tersebar di 17 kabupaten dan kota se-Sultra.

“Jadi memang kita punya target. Kalau koperasi target kita kan sebanyak 114, sementara untuk UMKM, target kita 2.000 UMKM yang tersebar di Sultra,” jelasnya.

Dikatakan, bantuan ini bersumber langsung dari APBD Pemprov Sultra. Dimana  telah disiapkan anggaran Rp3 miliar yang merupakan dana refocusing.

“Anggatan yang kita siapkan  kurang lebih Rp3 miliar. Bantuan itu langsung dari APBD Sultra, melaui dana refocusing anggaran,” pungkasnya. (Rah

Tinggalkan Balasan