Wakil Rektor UHO : Tak Registrasi Ulang, Hak Calon Maba Dinyatakan gugur

Nasional

3.508 Maba Lulus SBMPTN UHO, Seleksi Mandiri UHO Dimulai

KENDARI, KENDARINEWS.COM–Hasil tes Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Universitas Halu Oleo diumumkan, Senin (14/06/2021). Sebanyak 3.508 mahasiswa baru dinyatakan lulus SBMPTN. Bagi mereka yang belum beruntung dalam SBMPTN, jangan masygul. UHO membuka Seleksi andiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN).

Rektor UHO, Prof.Dr.Muhammad Zamrun Firihu, S.Si.,M.Si.,M.Sc mengatakan bagi calon mahasiswa yang tak lulus di jalur SBMPTN maka dapat mendaftarkan diri melalui jalur SMMPTN.Pendaftaran mandiri sudah dibuka sejak Senin (14/06/2021). Jalur mandiri ini merupakan tahap akhir penerimaan mahasiswa baru (Maba) UHO.

“Kita juga sudah membuka untuk pembuatan akun, dan jalur pendaftaran. Kita berharap di jalur mandiri ini, semua kuota disiapkan dapat terpenuhi. Kita siapkan kuota sekira 30 persen dari total kuota sebanyak 9.000, baik SNMPTN (30 persen), SBMPTN (40 persen) maupun SMMPTN (30 persen),” ujar Rektor UHO, Prof.Zamrun kepada kendarinews.com.

Sementara itu, Wakil Rektor 1 Bidang Akademik, Dr. La Hamimu, S.Si., MT, mengatakan bagi mahasiswa yang lulus jalur SBMPTN diminta segera registrasi ulang secara online. “Apabila yang bersangkutan tidak tepat waktu atau tidak dapat memenuhi ketentuan-ketentuan di atas, maka hak mereka sebagai calon mahasiswa baru (Camaba) di UHO tahun akademik 2021/2022 dapat dinyatakan gugur,” ujar Dr. La Hamimu.

Camaba dapat registrasi ulang secara online melalui laman http://daftar-ulang.uho.ac.id, mulai tanggal 15 Juni 2021 – 5 Juli 2021. Mahasiswa wajib melengkapi setiap isian form registrasi dan mengupload dokumen pendukung yang diminta dalam form registrasi daftar ulang.

Dr. La Hamimu menjelaskan dari jumlah 10.000 pendaftar, yang dinyatakan lulus hanya beberapa persen saja. “Yang lulus jalur SBMPTN tahun ini, tidak sampai kuota 40 persen. Artinya masih banyak program studi (Prodi) yang masih kurang dan belum tercukupi mahasiswanya. Sebab, kurangnya peminat dari calon mahasiswa. Pendaftar umumnya memilih prodi-prodi favorit. Karena jika melihat jumlah pendaftar, sebenarnya sangat cukup, hanya kita tidak bisa memaksa mereka harus masuk prodi yang mana,” ujarnya.

Lanjut dia, prodi paling banyak menerima mahasiswa di jalur SBMPTN UHO tahun ini adalah prodi ilmu hukum, sekira 174 mahasiswa. Prodi yang telah mencukupi kuota, secara otomatis tidak akan dibuka lagi pada jalur mandiri (SMMPTN).

“Jumlah pendaftar itu tidak merata ke seluruh prodi. Akibatnya, ada beberapa prodi yang sudah terpenuhi koutanya dan ada juga yang belum terpenuhi. Sehingga untuk mengisi prodi-prodi yang peminatnya, kita buka di jalur mandiri ini. Prodi yang kurang pendaftar sekira 28 prodi, salah satunya prodi Peternakan, kita butuhkan sekira 76 mahasiswa,” rinci Dr. La Hamimu. (ilw/c)

Tinggalkan Balasan