Maksimalkan PAD, Dishub Bombana Tarik Retribusi Parkir

KENDARINEWS.COM — Optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bombana. Salah satu sektor yang dilirik adalah parkir khusus. Kepala Dishub Bombana, Ramsi Rafu, mengaku, pada tahun ini pihaknya akan memberlakukan penarikan retribusi parkir khusus di tempat keramaian, seperti RTH dan pasar.

Setiap kendaraan roda dua dikenakan retribusi Rp 1.000 dan mobil Rp 2.000. Langkah itu diambil sebagai salah satu upaya Dishub untuk menggenjot PAD dari sektor parkir. “Saat ini kita sudah mulai melakukan tahapan sosialisasi agar bisa diketahui masyarakat,” terangnya, Selasa (16/2). Untuk tahun 2021 ini, target PAD Dishub Bombana sebesar Rp 1,3 miliar. Diharapkan dengan adanya pemberlakukan retribusi parkir khusus ini, target PAD tersebut optimis untuk bisa dicapai. “Kalau teman-teman di lapangan maksimal, Insya Allah bisa kita capai,” optimisnya.

Menurut Ramsi Rafu, selain peningkatan PAD, pungutan retribusi parkir khusus juga akan memberikan aman bagi pemilik kendaraan. Ia berharap seluruh masyarakat bisa memahami dan menaati aturan tersebut. “Tahun kemarin target PAD kita tidak terpenuhi yang sejak awal telah kita tetapkan sebesar Rp 1,5 miliar, namun dalam perubahan dengan melihat kondisi yang tidak memungkinkan karena pandemi Covid-19, maka kita turunkan menjadi Rp 700 juta. Dari proyeksi tersebut, jumlah PAD yang berhasil kami peroleh sekitar Rp 600 juta,” pungkasnya. (c/idh)

Tinggalkan Balasan