Penyaluran Bansos Tahap III Tergantung Tim Anggaran

KENDARINEWS.COM — Dampak pandemi virus corona masih dirasakan masyarakat Kota Baubau. Meski berbagai bantuan telah disalurkan untuk membantu meringankan beban mereka, namun hal itu masih belum cukup. Makanya, anggaran untuk meringankan beban masyarakat masih disiapkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau. Porsi anggaran itu masuk dalam belanja tidak terduga (BTT) dan melekat di Badan Pengelolaan Keuangan Aset dan Pendapatan Daerah (BPKAPD) setempat.

Kepala Dinas Sosial Kota Baubau, Abdul Rajab mengatakan, dana BTT adalah dana cadangan pemerintah. Anggaran itu bisa dimanfaatakan untuk bantuan sosial (Bansos) masyarakat. Hanya saja pemanfaatan dana itu untuk Bansos tergantung dari kajian tim anggaran. Semua disesuaikan dengan urgensi pemanfaatanya. Artinya jika penyaluran Bansos tahap III masih perlu dilakukan, maka penggunaan dana BTT untuk Bansos akan direalisasikan. “Kalau Wali kota mengitruksikan perlu ada Bansos tahap III, maka akan dilakukan. Tapi sampai saat ini belum ada perintah itu,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (28/12).

Lanjutnya, dana BTT disiapkan untuk mengatasi segala kemungkinan yang mendesak. Makanya pembagiannya dilakukan dengan baik. Termasuk jika dialokasikan untuk Bansos bagi masyarakat terdampak covid-19. “Berapa besaran dana yang dubutuhkan untuk penyaluran Bansos tahap III, tinggal disesuaikan dengan jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) sebelumnya. Datanya sudah ada,” ucapnya. Dari amatan Dinas Sosial, penyaluran Bansos tahap III masih dibutuhkan dan dinatikan masyarakat. Alasanya sampai saat ini pandemi virus corona masih melanda. Sehingga aktivitas masyarakat belum sepenuhnya berjalan normal. “Tapi semua tergantung kondisi keuangan daerah,” katanya.

Dia menambahkan, selama pandemi melanda, pihaknya telah merealisasikan penyaluran Bansos sebanyak dua tahap. Baik itu yang bersumber dari SPBD maupun dari pemerintah provinsi. Pada tahap satu, total keseluruhan masyarakat yang tercatat sebagai penerima bantuan sekira 22.000 KPM. Begitu pula pada penyaluran Bansos tahap dua, sekira 21.539 KPM telah menerimanya. Jumlah KPM berkurang setelah dilakukan verifikasi ulang penerima Bansos. Untuk mengantisipasi adanya KPM yang dobol mendapatkan bantuan karena perluasan PKH. “Kalau ada penyaluran Bansos tahap III, kita salurkan sesuai data KPM penerima Bansos tahap dua,” imbuhnya. (b/ahi)

Tinggalkan Balasan