KENDARINEWS.COM – PT ANTAM Tbk Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Nikel (UBPN) Kolaka terus memperkuat komitmen pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan mengikutsertakan dua mitra binaan UMKM dalam Pameran Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang berlangsung di Trans Studio Makassar, pada 9–12 Juli 2026.
Dalam ajang berskala nasional ini, ANTAM menampilkan dua produk unggulan khas Kabupaten Kolaka, yaitu kain tenun tradisional dan kerajinan tali rajut. Kedua produk tersebut merupakan hasil karya perajin lokal yang telah mendapatkan pendampingan berkelanjutan dari perusahaan, mulai dari peningkatan kualitas produksi, pengembangan desain baru, inovasi kemasan, hingga strategi pemasaran.
Kepala Sub Divisi CSR dan Hubungan Eksternal Wilayah Kolaka ANTAM, Muhammad Rusdan, menyatakan partisipasi ini menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal.
“Pameran Dekranas adalah momentum emas untuk memperkenalkan kekayaan kerajinan Kolaka ke kancah nasional. Kami berharap terbuka peluang pasar baru, nilai jual produk meningkat, dan memotivasi para perajin terus berinovasi,” ujar Rusdan.
Salah satu mitra binaan yang berpartisipasi, Zainab Karbelawati yang bergerak di kerajinan tali rajut, mengaku sangat bangga dan berterima kasih atas dukungan ANTAM. Baginya, keikutsertaan ini bukan sekadar soal penjualan, melainkan kesempatan menjalin jejaring dengan pelaku usaha lain serta mendapatkan masukan untuk pengembangan produk yang lebih baik.
“Kami berharap produk kerajinan lokal Kolaka semakin dikenal luas, memiliki daya saing tinggi, dan mampu menembus pasar yang lebih besar lagi,” tuturnya.
Langkah ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial ANTAM untuk mengembangkan ekonomi kreatif, melestarikan budaya daerah, serta memperkuat sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat. ANTAM menegaskan akan terus mendampingi UMKM binaan agar mampu bersaing tidak hanya di pasar nasional, tetapi juga internasional.










































