Cegah DBD dan TBC di Desa Puulemo, PT Vale IGP Pomalaa Edukasi Warga Melalui Promkes

KENDARINEWS.COM– PT Vale Indonesia terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan warga di sekitar wilayah operasionalnya. Melalui IGP Pomalaa, perusahaan tambang ternama itu menggelar Promosi Kesehatan (Promkes) di Desa Puulemo, Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka, Sabtu (14/2). Pada Promkes kali ini, pihak Vale memberikan  edukasi kepada warga Desa Puulemo tentang penyakit demam berdarah dengue (DBD) dan tuberkulosis (TBC).

Kegiatan yang digelar di Balai Desa Puulemo itu mendapat sambutan antusias dari masyarakat setempat. Ratusan warga terlihat memadati lokasi kegiatan. Selain Promkes, pihak PT Vale juga mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis. Momen tersebut langsung dimanfaatkan oleh warga Desa Puulemo. Mereka terlihat antri untuk memeriksakan kesehatannya.

Camat Baula, Syahrial Darmawan yang membuka kegiatan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada pihak PT Vale IGP Pomalaa. Menurutnya, kegiatan yang diinisiasi oleh PT Vale itu sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Kegiatan seperti ini juga sudah dilaksanakan  oleh PT Vale di sejumlah desa yang ada di Kecamatan Baula. Tentu ini sangat membantu kami pemerintah di sektor kesehatan. Karena melalui kegiatan seperti ini masyarakat menjadi termotivasi untuk menjaga kebersihan sehingga mereka dapat terhindar dari berbagai penyakit, khususnya DBD yang rawan terjadi di musim hujan seperti saat ini,” tutur Syahrial.

Sementara itu, Health Educator PT Vale IGP Pomalaa, Mokhammad Syifak, mengungkapkan, pihaknya telah melakukan kegiatan Promkes secara kontinue di beberapa desa yang menjadi pemberdayaan PT Vale IGP Pomalaa. Untuk di Desa Puulemo, pihaknya konsen pada pencegahan DBD dan TBC.

“Di Desa Puulemo ini sudah ditemukan beberapa kali kasus DBD. Harapan kami juga melalui kegiatan Promkes ini masyarakat paham cara mencegah dan menekan DBD. Kami juga harap masyarakat dapat mengetahui cara penyebaran TBC dan dapat mencegahnya. Karena angka TBC di Kabupaten Kolaka pada umumnya angkanya semakin  meningkat. Jadi harapan kami masyarakat bisa paham sehingga angka TBC bisa ditekan dan dimulai dari desa,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan