Proyek Irigasi Diklaim Tuntas tapi Ambruk, Wabup Warning Kontraktor

KENDARINEWS.COM–– Wakil Bupati Buton, Syarifuddin Saafa, turun langsung ke lokasi setelah irigasi di Desa Lasembangi, Kecamatan Lasalimu ambruk kurang lebih 100 meter. Proyek yang diklaim tuntas Desember lalu ternyata belum sepenuhnya rampung dan memiliki kekurangan konstruksi, bahkan saat ini masih berada dalam masa pemeliharaan.

Tak bertele-tele, Wabup yang akrab disapa Syarif mengajak Inspektur dan Asisten II untuk mengecek kondisi lapangan secara langsung pada Jumat (9/1). Di lokasi, mereka disambut Camat Lasalimu Dr. La Ode Zahaba dan Kepala Desa Lasembangi Saba Parta.

“Kita langsung ke lokasi dan ternyata ini belum selesai. Timbunan kurang, kualitas konstruksi tidak padat – bebatuan bahkan lepas tanpa campuran yang kuat,” tegas Syarif saat melihat kondisi irigasi yang menjadi harapan petani setempat.

Meskipun curah hujan tinggi belakangan ini menjadi faktor alam yang memperparah kerusakan, Wabup menegaskan bahwa kualitas teknis konstruksi harus menjadi prioritas utama. “Faktor alam memang ada, tapi secara teknis campurannya kurang kuat. Ini tidak bisa dianggap remeh karena menyangkut hajat hidup orang banyak!”

Sebagai tindakan cepat, pihaknya telah memerintahkan kontraktor untuk segera melakukan perbaikan tanpa tambahan biaya, mengingat proyek masih dalam masa pemeliharaan. Saat ini, kontraktor sudah terlihat bekerja di lapangan.

“Kontraktor harus bertanggung jawab! Tidak boleh pekerjaan asal-asalan, tidak boleh menyalahi spesifikasi. Ada risiko yang harus diterima jika tidak sesuai standar. Instansi teknis akan melakukan pemeriksaan menyeluruh agar irigasi benar-benar siap membantu petani,” pungkas Wabup dengan nada tegas. (LYN)

Tinggalkan Balasan