Dari Timur Indonesia ke Peta Global, UHO Melangkah Cepat di Peringkat Kampus Hijau UI GreenMetric 2025

KENDARINEWS.COM– Universitas Halu Oleo (UHO) mencatatkan prestasi gemilang yang memperkuat citra kampus hijau dari Timur Indonesia di peta global. Dalam UI GreenMetric World University Ranking 2025, kampus yang berada di Sulawesi Tenggara ini berhasil melonjak ke peringkat 193 dunia dan 28 nasional, naik signifikan dari posisi 243 dunia dan 32 nasional pada tahun sebelumnya.

Dengan partisipasi 1.745 universitas dari seluruh dunia dan 196 perguruan tinggi Indonesia, peningkatan ini bukan sekadar angka semata. Ia menjadi bukti nyata bahwa komitmen UHO terhadap pembangunan berkelanjutan mulai mendapatkan pengakuan internasional, bahkan di tengah tantangan geografis sebagai kampus di wilayah kepulauan dan pesisir.

Performa UHO tercermin dari kenaikan total skor menjadi 8.187,5 poin pada 2025, meningkat drastis dibanding 7.825 poin tahun lalu. Peningkatan ini terutama didorong oleh penguatan sektor Setting and Infrastructure (Infrastruktur) serta Energy and Climate Change (Energi dan Perubahan Iklim), yang menunjukkan kemajuan nyata dalam membangun infrastruktur ramah lingkungan dan meningkatkan efisiensi energi. Sementara itu, aspek pendidikan dan riset tetap stabil dan kompetitif.

Posisi ke-28 nasional menempatkan UHO berdampingan dengan perguruan tinggi mapan seperti Universitas Brawijaya dan Universitas Muhammadiyah Malang. Lebih lagi, dari seluruh wilayah Indonesia Tengah dan Timur, hanya tiga kampus yang lolos 40 besar nasional – yaitu Universitas Hasanuddin, UHO, dan Universitas Udayana – dengan UHO menempati peringkat ke-2 tertinggi di kawasan tersebut. Ia juga menjadi satu-satunya perguruan tinggi dari Sulawesi Tenggara yang memasuki kelompok elit ini, sementara tidak ada kampus dari Maluku dan Papua yang berhasil ikut serta.

Plt Rektor UHO, Dr. Herman, S.H., L.LM., menilai capaian ini sebagai buah kerja keras seluruh elemen kampus. “Peningkatan peringkat UHO merupakan buah dari konsistensi kebijakan dan keterlibatan aktif seluruh elemen kampus, mulai dari pimpinan hingga mahasiswa,” ujarnya. Menurutnya, prestasi ini bukan tujuan akhir, melainkan tanda bahwa UHO berada di jalur yang tepat untuk membangun kampus berkelanjutan yang berdaya saing global.

Pandangan senada disampaikan Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) UHO, Dr. Edward Ngii, S.T., M.T. Ia menjelaskan bahwa keberhasilan UHO tidak lepas dari penguatan budaya mutu yang mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam pembelajaran, riset, dan tata kelola. “UI GreenMetric tidak hanya menilai aspek fisik, tetapi juga sejauh mana nilai-nilai keberlanjutan terinternalisasi dalam sistem akademik,” tambahnya.

Sementara ketua Tim Pemeringkatan UI GreenMetric: Prof. Iskandar, PhD didampingi Sekretaris PPTPA LPMPP: Rizal Adi Saputra, S T., M.Kom, menambahkan bahwa lonjakan peringkat ini hasil kerja terkoordinasi lintas unit. “Perbaikan data, konsistensi kebijakan hijau, dan ketepatan pelaporan menjadi faktor kunci keberhasilan ini,” katanya.

UI GreenMetric World University Ranking yang dikembangkan oleh Universitas Indonesia merupakan salah satu pemeringkatan paling kredibel di dunia untuk menilai komitmen perguruan tinggi terhadap keberlanjutan lingkungan. Pemeringkatan ini menggunakan enam indikator utama: infrastruktur, energi dan perubahan iklim, pengelolaan limbah, air, transportasi, serta pendidikan dan riset.

Dengan tren peningkatan yang konsisten, UHO diperkirakan memiliki peluang besar untuk terus memperkuat posisinya. Lebih dari sekadar peringkat, keberhasilan ini menegaskan peran UHO sebagai agen pembangunan berkelanjutan di kawasan Timur Indonesia dan pelopor dalam membangun reputasi global bagi kampus di wilayah tersebut. (rls/win)

Tinggalkan Balasan