KENDARINEWS.COM-Dua rumah di Desa Kersikan, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, ludes terbakar pada Selasa pagi. Kobaran api diduga berasal dari kelalaian pemilik rumah yang menyalakan dupa hingga larut malam.
Kebakaran pertama terlihat di rumah milik Husni, kemudian merembet ke rumah tetangganya, Anita, yang posisinya berhimpitan. Warga setempat, Basori, menceritakan, “Habis shalat Subuh, api tiba-tiba terlihat. Warga panik dan mencoba memadamkan dengan peralatan seadanya sebelum petugas Damkar tiba.”
Empat unit mobil pemadam kebakaran dari BPBD Kota Pasuruan dan Satpol PP Kabupaten Pasuruan segera datang ke lokasi. Kepala Seksi Damkar Kabupaten Pasuruan, Bachtiar Hendrasyoko, mengatakan proses pemadaman dan pembasahan memakan waktu hampir satu jam untuk memastikan api tidak kembali menyala.
“Dari hasil penelusuran sementara, api berasal dari dupa yang dibakar di dalam rumah. Api merambat ke kasur dan membesar hingga menjalar ke rumah lain,” ujar Bachtiar, yang dilansir dari KOMPAS.com.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun total luas bangunan yang terbakar mencapai sekitar 120 meter persegi. Nilai kerugian material masih dalam pendataan pihak berwenang.
Musibah ini menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian saat menggunakan benda yang mudah terbakar di dalam rumah, terutama selama ibadah atau ritual malam hari.(*)










































