KENDARINEWS.COM — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) memastikan pembangunan ulang Stadion Lakidende akan mulai dikerjakan tahun depan. Proyek yang telah lama dinantikan masyarakat ini siap direalisasikan dengan total anggaran Rp70 miliar.
Kepastian tersebut disampaikan Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Bina Konstruksi Provinsi Sultra, Dr. Martin Efendi Patulak, yang menegaskan bahwa Stadion Lakidende menjadi salah satu program prioritas Pemprov dalam pengembangan infrastruktur publik.
“Salah satu program terbesar yang akan segera dikerjakan adalah pembangunan Stadion Lakidende. Anggarannya sekitar Rp70 miliar. Kami juga akan mereview desain, agar dengan anggaran itu stadion bisa langsung fungsional,” ujar Martin, kemarin.
Martin menjelaskan bahwa revisi desain diperlukan untuk memastikan stadion memenuhi standar teknis nasional maupun internasional, termasuk ketentuan dasar Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA).
Kapasitas Stadion Lakidende direncanakan mencapai sekitar 40 ribu penonton, jauh lebih besar dari kapasitas sebelumnya, sehingga dapat digunakan untuk menggelar event olahraga berskala besar, baik tingkat nasional maupun regional.
“Selain desain, pembebasan lahan juga sudah disiapkan melalui Dinas Perumahan dan Pertanahan. Proses lelang ditargetkan berlangsung awal Januari,” jelasnya.
Ia menambahkan, jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, pembangunan fisik ditargetkan rampung dalam waktu satu tahun.
“Dengan manajemen konstruksi yang baik dan kontraktor yang kompeten, itu sangat memungkinkan,” tambah Martin.
Rencana pembangunan ulang Stadion Lakidende merupakan bagian dari realisasi janji politik Gubernur Sultra Andi Sumangerukka (ASR) dan Wakil Gubernur Ir. Hugua, yang menempatkan sektor olahraga sebagai agenda prioritas.
Keduanya berkomitmen menyediakan fasilitas olahraga yang representatif untuk mencetak atlet berprestasi serta meningkatkan aktivitas kepemudaan di Sulawesi Tenggara.
Stadion Lakidende selama ini dikenal sebagai ikon olahraga Sultra. Kondisinya yang sudah tidak lagi memadai membuat pembaruan fasilitas menjadi kebutuhan mendesak agar dapat bersaing dengan stadion-stadion modern di wilayah lain.
Selain menjadi sarana olahraga, stadion baru ini diharapkan menjadi pusat kegiatan masyarakat, ruang pertumbuhan ekonomi kreatif, hingga fasilitas ruang publik bagi warga Kota Kendari dan masyarakat Sultra secara umum.
Pembangunan Stadion Lakidende diharapkan menjadi momentum penting kebangkitan olahraga di Sulawesi Tenggara, sekaligus menambah ruang publik yang inklusif dan modern bagi masyarakat.
Dengan pembangunan ulang ini, Pemprov Sultra menegaskan komitmennya mendukung perkembangan olahraga, meningkatkan kualitas infrastruktur daerah, serta memberikan fasilitas berstandar tinggi bagi generasi muda dan atlet-atlet daerah.










































