Guru PPPK dan Honorer Siapkan Kado untuk Presiden Prabowo di Puncak HGN 2025.

KENDARINEWS.COM — Sejumlah guru PPPK dan honorer di Indonesia menyiapkan kado istimewa untuk Presiden Prabowo Subianto pada puncak peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 yang digelar hari ini, 28 November. Kado ini menjadi kejutan bagi Presiden sekaligus bentuk apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan guru.

Ketua Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Kabupaten Serang, Heti Kustrianingsih, mengatakan bahwa HGN menjadi momentum tepat untuk menyampaikan penghargaan kepada Presiden Prabowo dan Menteri Pendidikan Dasar Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti atas kebijakan yang memuliakan guru, khususnya PPPK dan honorer.

“Memang, beberapa kebijakan seperti pendidikan profesi guru (PPG) dan pengangkatan guru ASN PPPK sudah dimulai pada era Presiden ke-7 Joko Widodo, tetapi program ini dilanjutkan dan diperbaiki oleh pemerintahan baru,” ujar Heti kepada JPNN, Jumat (28/11).

Heti mencontohkan, transfer langsung tunjangan bagi guru ASN yang sebelumnya melalui Dinas Pendidikan kini diberikan langsung ke rekening guru. Guru honorer juga menerima tunjangan secara transfer langsung. Selain itu, guru yang belum memiliki gelar S1/D4 kini dapat melanjutkan pendidikan melalui sistem rekognisi pembelajaran lampau (RPL) dan mendapatkan kesempatan mengikuti PPG.

“Terima kasih kepada pemerintah yang sudah memperhatikan honorer dengan mempermudah akses PPG. Saya sendiri pernah mengikuti PPG saat masih honorer,” kata Heti.

Meski begitu, Heti menyoroti sejumlah kelemahan dalam sistem kerja PPPK. Banyak guru PPPK yang harus mundur karena penempatan jauh dari keluarga. Selain itu, ada guru yang diangkat menjadi PPPK di usia 59 tahun, sehingga hanya menikmati status PPPK setahun sebelum pensiun, kemudian kembali bekerja sebagai honorer dengan gaji seadanya.

“Kondisi ini sangat miris karena ternyata tahta tertinggi dari seorang guru adalah honorer,” ungkap Heti, yang juga Ketua Umum Forum Komunikasi ASN PPPK (FOKAP).

Heti menegaskan bahwa seluruh guru PPPK di Indonesia berjuang agar diangkat menjadi PNS. Guru yang telah bertahun-tahun mengabdi sangat layak mendapatkan status ASN.

“Sudah saatnya mereka memperoleh penghargaan yang setimpal. Semoga peralihan PPPK ke PNS menjadi kado terindah Presiden Prabowo untuk seluruh guru di Indonesia,” pungkasnya.

Heti juga berencana menyampaikan amanah kado ini secara langsung pada puncak HGN 2025 di Istora Mandiri Senayan siang nanti, berharap ada kesempatan untuk bertemu Presiden Prabowo. (JPNN)

Tinggalkan Balasan