KENDARINEWS.COM–– Andi Ady Aksara resmi menjadi calon tunggal Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) periode mendatang. Setelah menyerahkan formulir pendaftaran di Hotel Claro Kendari, Rabu (23/7/2025), ia menyampaikan komitmennya untuk melakukan perbaikan menyeluruh dalam manajemen dan sistem organisasi KONI Sultra.
Andi Ady, yang didukung kuat oleh 14 dari 17 kabupaten/kota dan 50 dari 55 cabang olahraga, menyatakan fokus utamanya adalah pembenahan manajemen organisasi. Ia bertekad memperkuat sinergi antara KONI dengan pemerintah provinsi dan pemangku kepentingan olahraga di seluruh kabupaten/kota.
“Visi kita satu, rumah kita satu, warna kita satu. Kita akan tingkatkan hubungan antarpengurus, sinergi dengan pemerintah, dan dedikasi semua elemen untuk memajukan olahraga Sulawesi Tenggara,” tegas Andi Ady.
Lebih lanjut, ia berjanji akan menciptakan iklim olahraga yang sehat, profesional, dan berorientasi pada prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
“Kita fokus ke depan. Pembenahan sistem akan dilakukan untuk menjadikan KONI Sultra sebagai wadah yang solid, profesional, dan transparan,” tambahnya.
Dukungan yang sangat signifikan dari berbagai pihak menunjukkan kepercayaan besar terhadap kepemimpinan Andi Ady. Ketua Tim Pemenangannya, Dr. Sofyan, menjelaskan bahwa dukungan tersebut telah memenuhi syarat minimal yang ditetapkan AD/ART KONI.
“Dari 17 kabupaten/kota, 14 mendukung. Dua lainnya menunggu kepengurusan KONI setempat tuntas. Dari 55 cabang olahraga, 50 menyatakan dukungan, sisanya masa kepengurusannya telah habis,” jelas Dr. Sofyan.
Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Ketua KONI Sultra, La Sawali, membenarkan hanya Andi Ady Aksara yang mengembalikan formulir pendaftaran lengkap dan memenuhi syarat dukungan minimal 30 persen dari cabang olahraga dan KONI kabupaten/kota. Setelah verifikasi berkas, Andi Ady berpeluang besar terpilih secara aklamasi.
Dengan komitmen yang kuat dan dukungan yang luas, Andi Ady Aksara siap memimpin KONI Sultra menuju era baru yang lebih profesional dan berprestasi. Ia berharap dapat membawa olahraga Sulawesi Tenggara berjaya di kancah nasional dan internasional.










































