Pemkab Konawe Perluas Kerjasama Optimalkan Pengendalian Inflasi

KENDARINEWS.COM- Mengoptimalkan pembangunan ekonomi di daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe sepakat menjalin kerja sama dengan Pemkab Buton serta beberapa daerah lainnya, untuk perdagangan komoditi pangan dan pertanian. Beberapa kesepakatan telah dilahirkan yang ditandai dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama dari beberapa daerah di Sultra.

Objek kerja sama adalah komoditas unggulan berdasarkan peta surplus dan defisit komoditas masing–masing daerah yang selanjutnya ditindaklanjuti dalam kesepakatan kerja sama para pihak.

Ruang lingkup dalam nota kesepakatan mencakup sinergi sumber daya dalam rangka pengendalian inflasi daerah, pemantauan dan pengendalian harga komoditas, pertukaran informasi terkait ketersediaan stok dan kondisi harga komoditas, peningkatan akses dan jangkauan distribusi komoditas penyumbang inflasi yang telah disepakati kedua belah pihak dan implementasi langkah pengendalian inflasi melalui komunikasi yang efektif kepada masyarakat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe, Ferdinand Sapan mengatakan, pihak Pemda saat ini telah menjalin kerja sama untuk suplai beras dengan beberapa kabupaten yang ada di Sulawesi Tenggara. Terakhir dengan Pemda Buton.

Ferdinand menambahkan, khusus di Buton kerja sama terkait suplai pemenuhan beras, hal itu sangat menguntungkan bagi Konawe karena selain memenuhi stok pangan bagi masyarakat Buton, di sisi lain Pemkab Konawe mempunyai market baru untuk memasarkan produksi beras lokal.

Sementara itu Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa mengatakan, tujuan utama dari kerja sama ini adalah untuk meningkatkan pendapatan petani lokal, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta memastikan ketersediaan dan aksesibilitas produk pangan berkualitas bagi masyarakat.

“Dalam MoU yang kita tanda tangani, Konawe dan Buton sepakat untuk saling mendukung dan bekerja sama dalam mempromosikan, memasarkan, dan mendistribusikan hasil pangan yang dihasilkan oleh masyarakat Konawe dan Buton,” ungkapnya.

Kery juga menyakini jika kerja sama ini akan memberikan manfaat signifikan bagi kedua daerah, terutama dalam hal pengembangan sektor pertanian dan pemasaran hasil pangan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kualitas dan keamanan produk pangan yang dihasilkan, sehingga dapat memenuhi standar nasional maupun internasional.

Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan dapat tercipta sinergi yang positif antara Konawe dan Buton dalam mengembangkan sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, kerja sama ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun kemitraan yang saling menguntungkan dalam sektor pertanian dan pemasaran hasil pangan,” jelasnya.

Pemerintah daerah berharap bahwa melalui penandatanganan MoU dan perjanjian kerja sama ini, Konawe dan Buton dapat lebih memperkuat potensi lokal mereka dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Diharapkan juga bahwa kerja sama ini dapat memberikan manfaat nyata bagi petani lokal dan masyarakat secara keseluruhan melalui peningkatan akses pasar dan peningkatan nilai tambah produk pangan daerah.

“Dengan semangat kolaborasi dan komitmen yang kuat, penandatanganan MoU dan perjanjian kerja sama ini diharapkan dapat menjadi tonggak penting dalam memajukan sektor pertanian dan pemasaran hasil pangan di Konawe dan Buton, ” tutup bupati dua periode ini. (adi/kn)

Tinggalkan Balasan