Isi Skripsi Diduga Menghina Suku, Kery Minta Masyarakat Tolaki Menahan Diri

— Kapolri dan Kapolda Sultra Sudah Beri Jaminan

KENDARIPOS.CO.ID — Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa (KSK) meminta masyarakat untuk menahan diri setelah adanya dugaan isi skripsi yang menghina suku tertentu. Hal ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan masyarakat setempat.

Dalam sebuah skripsi yang ditulis oleh seorang mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar), diduga terdapat pernyataan yang menghina suku tertentu. Isi skripsi tersebut dianggap tidak pantas dan tidak sesuai dengan etika akademik yang seharusnya dipegang oleh seorang mahasiswa.

Menanggapi hal tersebut, KSK langsung mengumpulkan para tokoh masyarakat Tolaki di kediamannya, Selasa (11/4). Ia juga langsung berkoordinasi dengan Kapolda hingga ke Kapolri.

“Pelaku penghinaan telah ditangkap. Besok akan di bawa ke Polda Sultra. Jadi saya harapkan masyarakat Tolaki tenang dan tidak membuat gerakan”, imbau KSK di dampingi sejumlah tokoh masyarakat Tolaki.

KSK juga meyakinkan bahwa yang bersangkutan akan ditindak atas apa yang telah dilakukan. Bahkan, orang-orang yang terlibat dalam skripsi tersebut juga bakal diproses juga.

“Besok (rabu, red) jam 10 kita akan diterima Kapolda. Kapolri juga sudah kasi jaminan bahwa semua yang terlibat akan diambil,” tegasnya.

Saat ini sudah ada ormas dan lembaga yang melapor secara resmi di kantor polisi. Bupati Konawe itu berharap masalah itu bisa segera tuntas agar tidak menimbulkan gejolak.

“Percayakan kepada saya dan tokoh-tokoh kita untuk menyelesaikan masalah ini,” tandasnya.

KSK berpandangan, langkah hukum yg ditempuh ini selain tujuan supremasi hukum, juga untuk mengingatkan semua pihak agar benar benar menjaga keutuhan dan soliditas masyarakat Sultra yang multi etnis.

“Kita semua harus menghormati perbedaan suku, budaya, dan agama. Mari kita bersama-sama menjaga perdamaian dan harmoni masyarakat Sultra” Kata KSK. (adi/rls)

Tinggalkan Balasan

1 komentar

  1. Harap aparat menundak tegas oknum yg terlibat, dan dipublikasikan secara terbuka setiap langkah2 penting yg tlh dilakukan Polri….