Ali Mazi Bagi Bantuan Benih Pertanian Hingga Vaksin ke Warga Konkep

KENDARINEWS.COM–Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara terus berupaya mendukung pengembangan dan peningkatan ekonomi masyarakat Bumi Anoa. Melalui Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Sultra, pemerintah dibawah kendali Gubernur Ali Mazi memberikan bantuan kepada masyarakat Konawe Kepulauan (Konkep). Bantuan itu berupa pengembangan kawasan kedelai, kawasan padi kaya gizi, bantuan mesin perontok padi dan bantuan vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Gubernur Sultra H Ali Mazi SH, mengatakan, pemberian bantuan kepada masyarakat ini sebagai upaya Pemprov dalam mendukung pengembangan kegiatan ekonomi masyarakat. Sehingga dengan adanya stimulan tersebut bisa mendorong terjadinya peningkatan ekonomi masyarakat di Konkep.

“Bantuan ini merupakan stimulan yang diberikan Pemprov Sultra guna merangsang dan mendorong terjadi peningkatan kesejahteraan masyaraka melalui peningkatan produksi hasil pertaniannya. Oleh karena itu kita berharap bantuan ini bisa dipergunakan sebaik-baiknya oleh masyarakat, sehingga apa yang menjadi tujuan dari bantuan tersebut bisa terwujud yakni kesejahteraan,” ujar orang Nomor satu di Bumi Anoa.

Sementara itu Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Sultra Dr. Laode Rusdin Jaya S.IP M.Si, mengatakan, pemberian bantuan kepada masyarakat disektor pertanian dan peternakan yang dilakukan Pemprov Sultra merupakan bentuk dukungan Pemerintah guna mengembangkan potensi yang dimiliki Sultra dibidang pertanian dan peternakan.

“Pertanian dan peternakan merupakan salah satu sektor unggulan yang dimiliki SultraSultra, sehingga memberikan stimulan bantuan bibit kepada masyarakat menjadi sebuah keharusan yanng mesti dilakukan. Karena hal tersebut bentuk ikhtiar kita dalam memajukan sektor pertanian dan peternakan di Sultra,” ujar Mantan Kepala Biro Administrasi Pembangunan Sultra ini.

Alumni pascasarjana Universitas Gadjah Mada Yogyakarta ini menjelaskan, bantuan yang diberikan kepada beberapa kelompok petani ini berupa pengembangan kawasan kedelai, pengembangan kawasan padi kaya gizi, bantuan mesin perontok padi dan bantuan vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Dimana bantuan yang diberikan mulai benih hingga vitamin untuk hewan ternak.

“Bantuan pengembangan kawasan kedelai ini diberikan kepada kelompok tani Lembah Hijau berupa benih kedelai 5000 kg, pupuk NPK non subsidi 5000 kg, pupuk hayati 300 liter dan pestisida/herbisida 100 liter. Dan untuk pengembangan kawasan padi kaya ini diberikan kepada kelompok tani Ana Wonua berupa benih kedelai 7.500 kg, pupuk NPK non subsidi 30 ribu Kg, pupuk hayati 900 liter, dan pembenah tanah organik 300 paket,” jelasnya.

“Sedangkan mesin perontok padi diberikan kepada kelompok tani Tepohumpu sebanyak 1 unit. Dan untuk sektor peternakan bantuan ini berupa Capriject ADE (Vitamin) 100 ML 5 botol, Roxine (antibiotik) 100 ML 10 botol dan Sulpidon (penurun demam) 100 ML 9 Botol, dimana bantuan ini diberikan kepada Miftahudin Halulanga yang berprofesi sebagai peternak sapi. Dimana nantinya pemberian obat tersebut akan didampingi oleh dokter hewan yakni Drh. Jeni,” lanjutnya

Lulusan Program Doktoral Universitas Halu Oleo ini berharap, dengan adanya pemberian bantuan ini dapat meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengakses sumber daya ekonomi, meningkatkan kemampuan usaha ekonomi, meningkatkan produktivitas kerja, dan meningkatkan penghasilan.

“Mudah -mudahan dengan adanya bantuan yang diberikan Pemda melalui dinas Tanaman Pangan dan terkait itu dapat menjadi cambuk sebagai motivasi bagi masyarakat petani daerah kita untuk terus bisa berkarya dalam memenuhi kebutuhan masyarakat yang tidak hanya untuk hari ini tapi terus kedepan,” harapnya. (jib/KN)

Tinggalkan Balasan