oleh

Awas! Penyakit Campak Mengintai

KENDARINEWS.COM–Dinas Kesehatan mencatat, per 2022 sebanyak 32 anak menderita penyakit infeksi saluran pernapasan disertai ruam kulit. Jumlahnya meningkat jika dibandingkan sebelumnya hanya 18 kasus.

Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular Dinkes Kendari, Ellfi mengungkapkan, tingginya kasus campak di Kota Kendari disebabkan masih minimnya kesadaran beberapa kelompok masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

“Campak merupakan infeksi yang disebabkan oleh virus dari keluarga paramyxovirus. Penularan umumnya terjadi melalui percikan liur yang dikeluarkan oleh orang yang terinfeksi saat ia bersin dan batuk sembarangan,” ungkap Ellfi, kemarin.

Selain kurang menerapkan PHBS, penyakit campak juga disebabkan karena masyarakat terutama anak-anak belum mendapatkan vaksinasi campak.

Sebagai bentuk pencegahan dan penanggulangan campak, pihaknya kini masif melaksanakan vaksinasi campak khususnya disekolah. Harapannya, seluruh anak di Kota Kendari bisa terhindar dari potensi penularannya.

“Campak lebih sering menimpa anak-anak berusia di bawah lima tahun. Namun, sebenarnya siapapun bisa terinfeksi virusnya. Seseorang juga semakin rentan untuk terkena campak bila belum pernah terkena penyakit tersebut atau belum mendapatkan vaksinasi,” pungkasnya. 

Sekedar informasi, Dinkes Kendari telah menyiapkan 311 vial atau sebanyak 3.110 dosis vaksin campak. Ribuan dosis vaksin yang disiapkan bakal diberikan kepada masyarakat tanpa dipungut biaya alias gratis.

Gejala campak pada anak

Infeksi campak bisa berlangsung selama beberapa minggu, mulai 7-14 hari saat seseorang terpapar virus. Namun, masa Inkubasi terjadi pada 7-18 hari.

Gejala awal campak muncul ketika 1-3 hari pertama sakit. Sementara masa penularan penyakit campak terjadi saat 4 hari sebelum ruam hingga 4 hari setelah timbulnya ruam. 

Adapun gejala campak antara lain: 

  • Demam dengan suhu lebih dari 38 derajat C. Umumnya, demam berlangsung 3 hari atau lebih. 
  • Disertai salah satu atau lebih gejala, meliputi batuk, pilek, mata merah, maupun mata berair.
  • Muncul  bercak kemerahan (rash) yang dapat dimulai dari belakang telinga.
  • Makulopapular atau ruam kulit yang tampak sebagai area kulit yang tampak sedikit menonjol dengan warna yang berbeda dari kulit normal. Biasanya ruam ini muncul selama 3 hari atau lebih yang pada kisaran 4-7 hari menjalar keseluruh tubuh.(ani/kn)

Komentar

Tinggalkan Balasan