Legitimasi Pengelolaan Keuangan Yang Akuntabel, Kery Boyong WTP Ketujuh

KENDARINEWS.COM– Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa sukses boyong WTP ketujuh. Sukses diraih dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Konawe tahun 2021 yang diganjar predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sultra. LHP atas LKPD Konawe itu, diserahkan langsung Pelaksana Harian (Plh) Kepala BPK RI Perwakilan Sultra, Patrice L Sihombing kepada Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa, Selasa (31/5).

LHP BPK tersebut menjadi bukti pengelolaan keuangan dilingkup pemerintah kabupaten (pemkab) Konawe sudah dilakukan secara profesional, transparan dan akuntabel. Atas capaian itu, tercatat sudah tujuh kali Kery Saiful Konggoasa mempersembahkan predikat WTP untuk daerah yang dipimpinnya. Hebatnya lagi, koleksi opini WTP itu diraih Kery secara berturut-turut sejak tahun 2016 hingga sekarang.

Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa mengatakan, predikat WTP ketujuh yang diraih pemkab tak semata hasil kerja kerasnya sendiri. Apresiasi itu, sebutnya, didapat berkat sinergi serta kekompakan segenap jajarannya di pemkab Konawe yang patuh terhadap arahan BPK terkait tata kelola keuangan yang akuntabel.

“Mempertahankan WTP yang ketujuh kali ini, tidak lepas juga dari peran BPK. Semua petunjuk BPK kita laksanakan. Sebab kita tahu, BPK inikan melaksanakan perintah negara untuk memeriksa penggunaan keuangan daerah. Apakah pembelanjaannya sudah sesuai aturan atau belum,” ujar Konawe-1 tersebut.

Kery Saiful Konggoasa mengingatkan jajarannya di pemkab Konawe agar tidak terlena dengan pencapaian predikat WTP yang telah diraih. Ia meminta bawahannya di pemkab tetap bekerja sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang sudah ada. Baik itu peraturan pemerintah (PP) atau Peraturan Menteri (Permen), maupun petunjuk teknis (juknis) yang berkaitan dengan pertanggungjawaban keuangan di daerah.

“Ada implikasi lain dari makna WTP ini. Semua daerah bisa mendapatkan opini WTP. Tapi hanya sedikit daerah yang mampu mengelola anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) terhadap pertumbuhan ekonominya,” pungkas politikus PAN Sultra itu.

Ketua DPRD Konawe, H Ardin menyambut baik LHP BPK atas LKPD Konawe tahun 2021 yang menyabet predikat WTP. Ia menyebut, WTP ketujuh yang dipersembahkan Kery Saiful Konggoasa menjadi legitimasi bahwa pengelolaan keuangan pemkab Konawe sudah dijalankan dengan baik.

“Pemkab Konawe tentunya dengan arahan Bupati Kery Saiful Konggoasa mampu melaksanakan apa yang seharusnya mereka lakukan dalam hal pengelolaan keuangan. Dan kita berharap, capaian ini bisa terus dipertahankan,” singkatnya.

Sementara itu, Sekretaris Kabupaten (Sekab) Konawe Ferdinand Sapan, menuturkan, persoalan capaian opini WTP yang diberikan BPK RI terhadap LKPD Konawe maupun daerah lainnya di Bumi Anoa, ditentukan oleh empat indikator. Pertama, apakah laporan itu sudah disajikan berdasarkan standar akuntansi pemerintah (SAP). Kedua, apakah dalam pelaporan keuangan tersebut sudah menyajikan seluruh informasi yang dibutuhkan oleh BPK. Yang ketiga, lanjutnya, apakah dalam laporan keuangan yang diserahkan itu, setelah pemeriksaan lebih rinci oleh BPK tidak ditemukan sesuatu yang bersifat melanggar kepatuhan. Keempat, efektivitas pelaksanaan sistem pengendalian internal (SPI) atas laporan pemerintah daerah yang disajikan.

“Jadi, empat hal itu yang dinilai oleh BPK. Setiap tahun kita terus meningkatkan kualitas laporan. Sehingga paling tidak, kita berharap LKPD Konawe yang tersaji itu menjadi wajar. Karena esensinya LKPD itu bukan menyajikan laporan yang benar atau salah, namun menyajikan kewajaran,” beber Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Konawe itu.

Plh Kepala BPK RI Perwakilan Sultra Patrice L Sihombing mengapresiasi komitmen Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa yang mendukung pengelolaan keuangan yang transparan di pemkab Konawe. Predikat WTP yang diraih oleh Pemkab Konawe itu, sambungnya, telah melalui seleksi atau pemeriksaan secara ketat dari BPK RI.

“Pemberian opini WTP tersebut merupakan bentuk apresiasi dari BPK atas hasil pemeriksaan laporan keuangan. Harapan kita, pemkab Konawe termasuk daerah lainnya harus terus meningkatkan kinerja pengelolaan keuangannya. Sebab, kami di BPK akan terus melakukan monitoring,” imbuhnya. (kn).

Tinggalkan Balasan