oleh

Dinas TPHP Konawe Kembangkan Tanaman Palawija

KENDARINEWS.COM — Sektor pertanian di Konawe sangat potensial untuk terus dikembangkan. Selain sebagai sentra penghasil beras, daerah itu juga menjadi produsen komoditas palawija, seperti jagung dan kacang kedelai.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Konawe, Gunawan Samad, mengatakan, jagung dan kedelai merupakan jenis komoditas palawija yang dominan dibudidayakan para petani. Ia menyebut, prospek kedua tanaman pangan itu sangat baik. Utamanya kedelai yang saat ini harga pasarannya mencapai Rp 11 ribu per kilogram.

“Luas lahan jagung di Konawe kurang lebih 2.600 hektare. Sementara untuk kacang kedelai, luas lahannya itu sekitar 447 hektare. Untuk kedelai, tahun ini akan ada penambahan lahan seluas 1.000 hektare,” ujarnya, Minggu (29/5). Gunawan Samad menuturkan, budi daya jagung dan kedelai oleh petani di Konawe, tersebar pada beberapa wilayah. Mulai dari Kecamatan Lambuya, Asinua, bahkan Routa. Sementara tempat penangkaran bibit kedelai, berlokasi di Desa Wonua Monapa, Kecamatan Pondidaha. Saat ini, Dinas TPHP Konawe telah mengusulkan penambahan 1.000 hektare lahan kedelai ke Pemerintah Pusat. Termasuk 50 ton bibit kedelai yang nantinya dibagi ke petani palawija. Penambahan lahan itu juga telah dikoordinasikan dengan pihak Pemprov Sulawesi Tenggara.

“Kemungkinan awal Juni nanti, para petani sudah mulai menanam kedelai kembali. Kita juga menyiapkan 1.500 hektare lahan program anggaran biaya tambahan (ABT) kedelai. Tinggal kami sosialisasikan kepada petani yang akan menanam kedelai untuk segera mempersiapkan dokumen calon penerima dan calon lokasi (CPCL)-nya,” imbuhnya. (adi)

Komentar

Tinggalkan Balasan