Bupati Wakatobi sebut Banyak Warganya Belum Dapat Jaminan Pelayanan Kesehatan, Kok Bisa?

KENDARINEWS.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wakatobi memastikan seluruh warganya mendapatkan pelayanan kesehatan. Hanya saja, masih ada masyarakat yang hingga saat ini belum memiliki kartu jaminan kesehatan tersebut. Untuk memastikan warganya terlindungi BPJS Kesehatan, Bupati Wakatobi, Haliana, meminta Pemerintah Desa maupun Kelurahan segera menginventarisasi masyarakatnya yang belum memiliki kartu BPJS Kesehatan. Sehingga seluruh lapisan masyarakat Wakatobi dapat terakomodasi. Haliana mengharapkan semua pihak terlibat agar masif dalam pendataan.

Wakatobi-1 itu mengakui, masih banyak masyarakat yang belum mendapat jaminan pelayanan kesehatan, salah satunya di Pulau Binongko. Sehingga ia berharap agar masyarakat pro aktif melengkapi data-data pendukung. “Semua pihak harus terlibat aktif. Untuk Pemerintah Desa dan Kelurahan, segera mendata masyarakat yang belum miliki BPJS. Kalau ada hal yang masih belum dipahami, agar berkomunikasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) atau langsung ke BPJS,” tegasnya, Senin (18/4).

Bupati Wakatobi, Haliana

Haliana juga membenarkan, masih banyaknya masyarakat yang belum memiliki kartu BPJS Kesehatan karena kurangnya sosialisasi di lingkungan masyarakat. “Kita masih kurang sosialisasi. Dan untuk pengklaiman asuransi BPJS, Wakatobi sudah 96 persen dengan total anggaran Rp 23 miliar lebih setiap tahunnya. Semua itu untuk masyarakat,” ungkap Haliana. Bagi warga yang belum memiliki kartu diarahkan ke Dinsos Wakatobi untuk mendapatkan rekomendasi dari lembaga tersebut. Setelah ada, baru diusulkan kembali ke BPJS Kesehatan. (b/thy)

Tinggalkan Balasan