ASN Teken Pakta Integritas, Jangan Ada Lagi Pungli


KENDARINEWS.COM — Pemerintah Kabupaten (pemkab) Konawe terus berbenah dari segi tanggung jawab melayani segenap masyarakat Konawe. Pelayanan publik digencarkan sebagai wujud hadirnya pemerintah, sekaligus memenuhi hak-hak warga yang mendambakan pelayanan berkualitas. Komitmen itu ditabalkan Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa (KSK) mengawali tahun 2022.

Bupati Kery menjanjikan pelayanan publik yang prima guna memuaskan dahaga warganya yang kerap mengeluhkan mekanisme pelayanan yang berbelit-belit.
Kata Bupati Kery, dalam struktur organisasi pemerintahan di daerah, terdapat 217 jenis pelayanan publik yang harus dipenuhi dan menjadi tugas pemerintah terhadap masyarakat.

Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa (kiri) dalam kegiatan lingkup Pemkab Konawe menekankan pentingnya peningkatan pelayanan publik. ADI HIDAYAT / KENDARI NEWS

Di satu sisi, Bupati Kery menyadari, memang bukan hal mudah bagi setiap pemerintahan di daerah manapun mengerjakan tugas pelayanan publik yang jenisnya mencapai ratusan tersebut. Namun khusus di otoritanya sendiri, Bupati Konawe dua periode itu menargetkan tiga jenis pelayanan publik harus benar-benar dimaksimalkan. Ketiganya yakni berkaitan pelayanan kesehatan, perizinan, dan kependudukan.

“Misalnya dari aspek pelayanan kesehatan, saya sudah minta Direktur dan ASN BLUD RS Konawe membuat pakta integritas untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Disdukcapil juga saya minta perbaiki pelayanannya, jangan sampai ada pungli lagi di situ. Terkait perizinan, mekanisme pelayanan tentunya sudah lebih mudah, tapi dengan syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh pihak yang berkepentingan,” ujar Kery Saiful Konggoasa, Jumat (21/1) kemarin.

Segmen kesehatan memang menjadi prioritas Bupati Kery dalam menjalankan roda pemerintahan setempat. Sebagai contoh lain bentuk keseriusannya tersebut, politikus PAN Sultra itu melakukan perbaikan beberapa gedung Puskesmas di wilayah tersebut.

Belum lama ini, Bupati Kery pun meresmikan gedung Puskesmas Amonggedo. Meski menelan biaya yang cukup besar sekira Rp4,8 Miliar, Bupati Kery tak sungkan menggelontorkan anggaran tersebut karena yakin hal itu akan dibarengi peningkatan pelayanan medis bagi warganya.

Kata Bupati Kery, keluhan masyarakat akan ribetnya pelayanan publik dilingkup pemkab setempat bakal segera teratasi dalam waktu dekat. Pemkab Konawe sudah mendirikan gedung Mall Pelayanan Publik (MPP) yang segera kelar akhir Januari 2022. Pelayanan publik nantinya terpusat di gedung tersebut.

Gedung MPP Konawe itupun bakal dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, diantaranya jaringan internet yang memadai serta counter pelayanan keterwakilan dari 28 instansi lingkup pemkab Konawe. Bangunan MPP Konawe itu digadang-gadang menjadi solusi bagi warga yang mengidam-idamkan pelayanan yang berkualitas.

“Memang kita harus kearah sana, memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Sebab, mengukur keberhasilan pembangunan itu bukan pakai pendekatan makro ekonomi atau laju pertumbuhan ekonomi saja. Namun, kita harus tingkatkan juga indeks kepuasan masyarakat,” ungkap Kery Saiful Konggoasa.

Sementara itu, Sekretaris Kabupaten (Sekab) Konawe Ferdinand Sapan menerangkan, Pemkab Konawe dalam komando Bupati Kery Saiful Konggoasa memang mendorong agar pelayanan publik bisa terintegrasi. Keinginan itu dimaksudkan agar masyarakat bisa dimudahkan dalam banyak hal. Entah itu dari segi informasi maupun sistem pelayanan publik itu sendiri. Atas dasar itu, pemkab sejak jauh-jauh hari bertekad mendirikan gedung MPP Konawe.

“Sehingga pelayanannya bisa terpadu, terfokus pada satu tempat. Jadi, semua yang berkaitan dengan proses pengurusan maupun perizinan, kita akan hadirkan di tempat itu. Dinas-dinas atau instansi vertikal lain akan ikut didalamnya,” beber Ferdinand Sapan.

Mantan Kepala BPKAD Konawe itu meyakini, bangunan MPP Konawe tentunya akan meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat. Utamanya, dalam mengintegrasikan semua kebutuhan masyarakat yang terkait dengan pelayanan administrasi, kependudukan, dan lain-lain. Termasuk pula, menyangkut izin-izin usaha dan sebagainya. “Dengan adanya MPP Konawe ini, secara gambaran umum pemkab Konawe sudah bisa meningkatkan pelayanannya. Tentunya dari sisi kualitas,” tandas Ferdinand Sapan. (adi/b)

Tinggalkan Balasan