KENDARINEWS.COM — Pembangunan kantor Penghubung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton di Kota Kendari, Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), telah rampung. Bangunan berkonstruksi dua lantai itu menghabiskan anggaran fisik kurang lebih Rp 9 miliar. Setelah gedung tuntas, Pemkab Buton kini menyiapkan penataan interior ruangan dan fasilitas pelayanan di kantor tersebut.
Bupati Buton, La Bakry, membenarkan tuntasnya gedung yang dibangun dengan dana pinjaman dari Bank Sultra itu. Menurutnya, peresmian gedung belum diagendakan, sebab masih akan dilengkapi dengan fasilitas pelayanan. “Baru pekerjaan fisik konstruksinya (tuntas), mobilernya belum siap. Insya Allah akan diresmikan jika sudah siap huni,” katanya, akhir pekan lalu. Tahun ini Pemkab sudah menyiapkan anggaran untuk pengadaan semua fasilitas yang dibutuhkan. “2022 ini akan dilengkapi sehingga bisa siap huni,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Buton, Sunardin Dani, mengatakan anggaran interior Mess Penghubung di kawasan Mandonga tersebut sudah dianggarkan. “Nominalnya kurang lebih Rp 1,2 miliar,” singkatnya.
Untuk diketahui, Pemkab Buton memilih merubuhkan bangunan lama Mess Penghubung itu karena konstruksinya sudah cukup lama. Warga Buton yang masuk ke ibu kota provinsi enggan menginap di sana. Imbasnya income ke daerah juga tak maksimal, bahkan menjadi sorotan KPK. September 2021, Bupati Buton memutuskan mengalihkan anggaran Rp 9 miliar dari Rp 148 miliar pinjaman daerah untuk membangun baru kantor tersebut dengan desain modern. (b/lyn)









































