Ruksamin Buka Pelatihan Kelompok Tani

Wanggudu, KENDARINEWS.COM — Bupati Konawe Utara (konut), H. Ruksamin didampingi Wakil Bupati, Abuhaera membuka kegiatan pelatihan pemanfaatan lahan kosong menjadi lahan produktif. Pelatihan yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan diikuti sebanyak 8 kelompok tani se Konawe Utara, dilokasi kebun taruna tani Konasara.

Ketua DPW PBB Sultra itu memberikan gambaran keuntungan yang akan didapatkan oleh petani serta pendapatan daerah, bila masyarakat memanfaatkan program dan lahan pekarangan pertanian.

Misalnya, dalam satu desa terdapat 25 orang masyarakat yang memanfaatkan pekarangan seluas 50×50 m² dengan menanam cabai dengan hasil harga misalnya Rp. 20.000 perkilogram dikalikan dengan jumlah desa sebanyak 159 desa.

“Berarti kita mampu menghasilkan pendapatan sebanyak Rp 993.750.000 pertiga bulan jika menghasilkan 25 kilogram pertiga bulan. Ini gambaran perhitungan yang rendah, coba bayangkan kalau kita menanam dengan memanfaatkan pekarangan yang ada,” papar Ruksamin, Senin (31/5)

Kegiatan itu mengusung tema “Pemanfaatan Pekarangan Melalui Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Untuk Mendukung Ketahanan Pangan Masyarakat Di Masa Pandemi Covid-19 Menuju Konawe Utara Yang Lebih Sejahtera Dan Berdaya Saing”.

Pembukaan kegiatan pelatihan itu turut diberikan bantuan pada masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani sebesar Rp. 55.000.000 perkelompok. Diantaranya Kelompok Tani Kapumoleba dari Desa Walalindu, Kelompok Tani Mepokoaso Desa Longeo Utama, Kecamatan Asera. Kelompok Tani Meronga-ronga Desa Otipulu Kecamatan Wawolesea, Kelompok Tani Konasara Desa Andumowu, Kelompok Tani Samaturu Desa Otole Kecamatan Lasolo, Kelompok Tani Kartini Mandiri Desa Watuwula Kecamatan Lembo, Kelompok Tani Putri Konasara Desa Lamparinga Kecamatan Wiwirano serta Kelompok Tani Mawar Kelurahan Tinobu. (b/min)

Tinggalkan Balasan