DAU Dipotong Rp 11 M, Sekda Buteng Minta OPD Selektif Porsikan Anggaran

Buton Tengah

KENDARINEWS.COM — Belanja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Tengah (Buteng) bakal semakin diperketat. Pasalnya, Pemkab di bawah komando Samahuddin ini turut terkena imbas pemotongan Dana Alokasi Umum (DAU) yang dilakukan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Dana transfer yang terpotong sebesar Rp 11 miliar. Sekertaris Daerah (Sekda) Buteng, H. Kostantinus Bukide meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lebih selektif mengalokasikan anggarannya. Dengan anggaran yang terbatas, program kerja di tiap OPD lebih fokus pada program prioritas Pemkab Buteng. “APBD tahun 2021 berkurang akibatnya adanya pemotongan DAU dari Kemenkeu untuk penanganan Covid-19. Pemotongan anggaran tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri Keuangan Nomor SE-2/PK/2021. Akibatnya, ada beberapa kegiatan di OPD harus ditunda,” ujar H. Kostantinus Bukide saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (27/4).

Tidak hanya pemotongan anggaran lanjut Jendral ASN, pemerintah masih harus melakukan refocusing atau pergeseran anggaran sebesar 8 persen dari total APBD untuk penanganan pandemi di daerah. “Jadi, refocussing anggaran 8 persen bukan termasuk Rp 11 miliar yang dipotong. Sesuai arahan, dana refocussing ini diperuntukan untuk pemberdayaan masyarakat dan penanganan Covid-19. Kalau dijumlahkan totalnya Rp 30 miliar. Saat ini, dinas terkait telah melakukan evaluasi program kerja,” jelasnya.

Ia meminta program tiap OPD harus efektif dan efesien . Menurutnya, OPD perlu mempertimbangkan program mana yang perlu dikerjakan dan program mana yang tidak perlu dikerjakan. “Program yang sifatnya tidak mendesak bisa dipending dulu. Pentingkan dulu program unggulan demi kemajuan daerah,” ulasnya. Besaran anggaran yang dipotong tiap OPD sambungnya, berdeda. Jika anggarannya besar, potongannya juga besar. Begitu pun sebaliknya. “Kami berharap pergeseran anggaran ini bisa selesai tepat waktu. Agar, para dinas juga bisa lebih cepat mengerjakan sesuai program yang akan dikerjakan,” tutupnya. (c/rud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *