Ali Mazi Bangun Daratan dan Kepulauan Secara Merata

Nasional

KENDARINEWS.COM — Kini ia mulai memoles wilayah kepulauan. 18 tahun lalu, Ali Mazi bermimpi menyatukan pulau Buton dan Muna. Kala itu, ia menjabat sebagai gubernur Sultra periode 2003-2008. Namun misi itu baru bisa teralisasi di tahun ini, dengan adanya pembangunan jembatan Buton Muna (Tona).

“Bayangin saja, saya rencanakan sejak tahun 2003 saat periode pertama menjadi Gubernur dan nanti di 2020 baru kita bisa laksanakan. Tentu ini tak lepas dari dukungan pemerintah pusat. Karena pemerintah pusat serius, nah tentunya kita di pemerintah daerah, juga harus serius,” kata Ali Mazi bersama rombongan saat memantau lokasi pembangunan jembatan dalam kunjungan kerja di kelurahan Palabusa, Kota Baubau, akhir pekan lalu. Dalam lawatannya pekan lalu, Ali Mazi juga melihat lokasi pembangunan megaproyek. Masing-masing Tugu Oputa Yi Koo di Kota Mara, Baubau, pengembangan runway Bandara Betoambari dan venue olahraga Buton.

Ia didampingi Wali Kota Baubau AS Tamrin, Bupati Buton La Bakry, Wakil Bupati Buton Iis Elianti, Kepala Dinas Sumber Daya Alam dan Bina Marga Sultra Abdul Rahim, Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra Pahri Yamsul dan Kepala Dinas Perhubungan Sultra Hado Hasina.

Ia berharap masyarakat mendukung megaproyek ini. Sebab ini bakal menjadi salah satu ikon dunia. Pembangunan jembatan Buton-Muna, kata dia, butuh dukungan moril dan finansial. Namun tak perlu khawatir soal anggaran, karena mendapat dukungan pemerintah pusat. Politisi NasDem ini mengaku telah menyampaikan kepada pemerintah pusat, bila Kepulauan Buton dan Muna harus jadi satu. Sehingga betul-betul Sultra ini menjadi satu kesatuan. Ini tentu sesuai visi misinya terkait akselerasi pembangunan daratan dan kepulauan. (rah/adv)

Tinggalkan Balasan