Logistik Pilkada Muna Dinyatakan Aman

Politik

KENDARINEWS.COM — Tim Desk Pilkada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sultra memantau kesiapan Pilkada Muna. Logistik pesta demokrasi di Muna dinyatakan aman. Dari 143,128 daftar pemilih tetap (DPT), sebanyak 148,901 surat suara disiapkan. Bilik suara 1,636, sampul suara sah 818. Sampul suara tidak sah 409, sampul suara rusak atau keliru mencoblos sebanyak 409.

“Tintas sekira 818, sampul suara A3, A4, A.tb,C daftar hadir, C juga telah lengkap semua dengan jumlah 150. Disusul formulir model C pleno berjumlah 1,227. Serta buku panduan KPPS dan PPK juga sudah lengkap dengan jumlah 2,863. Dan kabel ties disediakan sebanyak 2,652,”kata Faruddin Kepala Bidang Politik Kesbangpol Sultra, didampingi Ka Subid Kelembagaan Parpol dan Fasilitasi Pemilu Kesbangpol Sultra Andi Ratu Bulqis, dan Kasubag Keuangan Kesbangpol Sultra Arhaini Kadir saat diterima Kasubag Keuangan, Umum dan Logistik Kesbangpol Muna Marsaban.

Selain itu, kata dia, KPU Muna menyiapkan bilik suara dengan kuantitas 1,636. Untuk Daftar Pasangan Calon (DPC) sebanyak 409. Disusul alat bantu coblos bagi tuna netra dengan jumlah 409. “Distribusi logistik disalurkan mulai 6 Desember, berakhir 8 Desember 2020,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Sultra Parinringi berharap terciptanya kondusivitas jelang pemungutan suara. Itu membutuhkan sinergi semua elemen, baik KPU, Bawaslu, Kepolisian, masyarakat, paslon dan tim kampanye. “Bersama-sama menjunjung tinggi rasa kebersamaan, persaudaraan di antara sesama. Sehingga segala bentuk sumber konflik dapat direduksi sedini mungkin. Untuk kesuksesan pilkada yang aman, damai, tentram dan harmonis,” ungkap mantan wakil bupati Konawe itu.

Selain itu, ia meminta semua stakeholder yang terlibat dalam hajatan demokrasi agar mematuhi penerapan protokol kesehatan Covid-19. Sehingga pilkada tidak menjadi klaster baru. (ali/b).

Tinggalkan Balasan