KENDARINEWS.COM— KONI Kota Baubau mematangkan langkah strategis menghadapi PORPROV Sultra 2026. Dengan dukungan anggaran Rp800 juta dari Pemkot Baubau, perhatian utama diarahkan pada pembinaan berkelanjutan, seleksi ketat, serta pemusatan latihan atlet.
Sekretaris Umum KONI Baubau, Zulkifli, SKM., M.Kes, menjelaskan setiap cabang olahraga diminta meningkatkan intensitas latihan sekaligus melakukan evaluasi berkala. Anggaran sepenuhnya dikembalikan ke cabor agar atlet memperoleh dukungan maksimal.
“Orientasi anggaran KONI adalah bagaimana pembinaan prestasi dapat berjalan dan atlet mendapatkan dukungan yang dibutuhkan,” tegasnya.
Setiap cabor wajib menyelesaikan seleksi atlet paling lambat 15 Oktober 2026. Proses seleksi harus transparan dan objektif — tidak boleh ada penunjukan sepihak. Kriteria mencakup kemampuan teknis, prestasi, kedisiplinan, kondisi fisik, serta kesiapan mengikuti program latihan.
Atlet yang lolos seleksi akan segera masuk tahap Training Center (TC) guna mematangkan kesiapan menyeluruh. KONI menargetkan kontingen Baubau tampil bukan sekadar ikut serta, melainkan membawa pulang prestasi terbaik.









































