PNM ULaMM Syariah Perkuat Pemberdayaan Usaha Mikro

KENDARINEWS.COM — Program pembiayaan ULaMM Syariah dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus menunjukkan peran strategis dalam memberdayakan usaha mikro sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis komunitas. Melalui pendekatan pembiayaan yang disertai pendampingan berkelanjutan, program ini tidak hanya membantu penguatan modal usaha, tetapi juga mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi yang inklusif dan berkeadilan.

ULaMM atau Unit Layanan Modal Mikro merupakan layanan pembiayaan PNM yang telah berjalan sejak Agustus 2008. Program ini dirancang khusus bagi pelaku usaha mikro dan kecil dengan berbagai keunggulan, antara lain pendampingan usaha, pelatihan kewirausahaan, konsultasi bisnis, pengelolaan keuangan, hingga dukungan akses pasar yang lebih luas.

Seiring perkembangannya, PNM menghadirkan skema pembiayaan berbasis syariah untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha yang mengedepankan prinsip ekonomi Islam. ULaMM Syariah dijalankan berdasarkan prinsip syariah yang merujuk pada fatwa dan pernyataan kesesuaian dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).

Hingga Desember 2024, sebanyak 73 persen dari total pembiayaan PNM telah disalurkan melalui akad syariah, baik melalui program Mekaar Syariah maupun ULaMM Syariah. Capaian tersebut mencerminkan komitmen PNM dalam menyediakan layanan pembiayaan yang adil, transparan, dan inklusif bagi pelaku usaha ultra mikro, mikro, dan kecil.

Dalam pelaksanaannya, ULaMM Syariah mengedepankan transaksi yang bebas dari unsur riba, maysir, dan gharar, serta menjunjung tinggi etika dan kepastian akad. Salah satu skema pembiayaan yang digunakan adalah akad murabahah, yaitu pembiayaan berbasis jual beli dengan kejelasan harga perolehan dan margin keuntungan yang disepakati bersama. Skema ini dinilai memberikan rasa aman dan transparansi bagi nasabah dalam mengembangkan usaha.

Salah satu kisah sukses ULaMM Syariah datang dari Suwondo, nasabah asal Kopeng, Magelang, Jawa Tengah. Suwondo mengembangkan usaha mini market DD Mart, rumah pembibitan, serta pertanian sayuran organik. Melalui usahanya tersebut, ia turut memberdayakan nasabah PNM Mekaar sebagai petani sayur dan peternak ayam petelur. Hasil panen sayuran dan produksi telur tidak hanya dimanfaatkan untuk ketahanan pangan keluarga, tetapi juga dipasarkan melalui DD Mart, sehingga menciptakan ekosistem usaha yang berkelanjutan.

Sekretaris Perusahaan PNM, Lalu Dodot Patria Ary, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut menunjukkan dampak nyata program ULaMM Syariah bagi masyarakat. “ULaMM tidak hanya memberikan pembiayaan, tetapi juga pemberdayaan yang mendorong kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan berkelanjutan. PNM berkomitmen untuk terus mendampingi nasabah serta memperluas layanan syariah demi memperkuat ekonomi kerakyatan,” ujarnya.

Program ULaMM Syariah ini sejalan dengan kampanye #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM sebagai kelanjutan dari inisiatif sebelumnya bertajuk #CariTauLangkahBaru.

Tinggalkan Balasan